Dirmawa UNAIR Semangati Mahasiswa Meski Hanya Juara III Pimnas Ke-29

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Direktor Kemahasiswaan UNAIR, M. Hadi Shubhan berada ditengah mahasiswa UNAIR, saat di arena Pimnas 2016 di IPB, Bogor. (Foto: Istimewa).

UNAIR NEWS – Direktur Kemahasiswaan Universitas Airlangga (UNAIR) Dr. M. Hadi Shubhan, SH., MH., CN., akan terus memelihara dan memompa semangat mahasiswa UNAIR. Hal itu dilakukan setelah berakhirnya Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) Ke-29 tahun 2016 di Institut Pertanian Bogor (IPB), dimana Tim UNAIR hanya berada di posisi ketiga dari 145 perguruan tinggi peserta Pimnas.

”Meskipun kita hanya meraih terbaik ketiga, tetapi semua kontingenlah yang menjadi juaranya,” kata Pak Hadi, panggilan akrabnya, menggunakan megaphone di depan ratusan mahasiswa UNAIR di tribun atas gedung Graha Widya Wisuda (GWW) IPB.

Seperti diketahui, menjelang diumumkannya hasil Pimnas ke-29, Kamis (11/8) lalu, tim Pimnas UNAIR mendapat suntikan semangat dari kedatangan 50 mahasiswa UNAIR sebagai supporter. Mereka datang ke Bogor dengan mencarter bus Surabaya-Bogor PP. Setiba di kampus IPB Darmaga, mereka menyatu dengan ratusan tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) UNAIR dan meneriakkan yel-yel yang telah disiapkan.

Dalam pompaan motivasinya, Dirmawa juga mengajak untuk mensyukuri bersama-sama apapun hasil yang diperoleh ini. Pasalnya, tim PKM ini sudah berikhtiar dengan dipersiapkan sejak lama secara baik, sungguh-sungguh, dan kerja keras dari semua unsur yang terlibat.

”Kita sudah berikhtiar secara luar biasa, sudah pula berserah diri kepada Yang Diatas, jadi inilah hasil bersama yang juga harus kita syukuri,” tambah Dr Hadi Shubhan, pakar hukum ketenagakerjaan Fakultas Hukum UNAIR itu.

Dalam “Pesta Ilmiah” Pimnas ke-29 itu, UNAIR berada di posisi terbaik ketiga dibawah Juara Umum yang diraih Universitas Brawijaya (UB) dan runner-up Universitas Gajah Mada (UGM). Ketiga kampus terbaik di tanah air itu menunjukkan persaingan yang sangat ketat.

UB, sebagai juara bertahan Pimnas ke-28, berangkat ke Bogor dengan mengerahkan 31 tim PKM, mendulang medali 10 emas, 7 perak, 6 perunggu (10–7-6). Kemudian UGM sebagai pengusung tim terbesar di Pimnas ke-29 ini dengan 34 tim PKM-nya, meraih medali 9 emas, 6 perak, dan 6 perunggu (9-6-6). Sedangkan UNAIR hanya dengan 21 tim PKM berhasil merebut medali 8 emas, 3 perak, dan 2 perunggu (8-3-2). Posisi lima besar lainnya ditempati ITS dengan komposisi medali 4-5-2, dan ITB dengan 1-1-4.

Khusus pada presentasi PKM sebagai nomor inti yang dilombakan di Pimnas, hasil yang diraih UNAIR sedikit lebih baik dari UGM. UNAIR meraih 5 medali emas dan 3 perak. Sedang UGM meraih 5 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu. UNAIR unggul satu medali perak. Sedangkan juaranya tetap UB dengan 6 emas, 4 perak, dan 2 perunggu.

Ketua Kontingen Pimnas UNAIR, Agus Widyantoro, SH., MH., dalam perjalanan dari Bogor menuju Surabaya, menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasinya yang sangat besar kepada semua unsur tim yaitu mahasiswa peserta, dosen pembimbing PKM, tim pendamping baik “Garuda Sakti”, bagian administrasi, dan mahasiswa supporter.

”Kita sudah melaksanakan sesuatu yang seharusnya dilaksanakan. Secara komposisi antara jumlah tim PKM yang berlaga dengan hasil yang dicapai, UNAIR bisa meraih hasil sangat kompetitif. Seandainya kita berlomba dengan jumlah tim PKM yang sebanding, mungkin hasilnya akan lain. Tapi apapun hasilnya, mari kita syukuri bersama,” kata Agus Widyantoro. (*)

Penulis: Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu