Alumnus dan Peneliti Senior di Inggris Beri Tips Penelitian

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Alumnus UNAIR sekaligus peneliti senior Prof. Delvac Oceandy, MD., Ph.D. (Foto: Dokumentasi IOP)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga terus mengupayakan internasionalisasi melalui beragam program. Salah satunya adalah kuliah tamu yang mendatangkan alumnus UNAIR sekaligus peneliti senior Prof. Delvac Oceandy, MD., Ph.D. Kuliah tamu diselenggarakan di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen UNAIR, Kamis (11/8) dan dihadiri oleh para dosen dan peneliti di lingkungan UNAIR. Pada kuliah tamu kali ini, Prof. Delvac memaparkan topik mengenai “Kunci Sukses dalam Berkarir di Bidang Riset”.

Prof. Delvac adalah peneliti senior yang kini berkiprah di Universitas Manchester, Inggris. Selain sebagai peneliti, ia merupakan supervisor yang berwenang untuk menerima calon mahasiswa baru pascasarjana di Universitas Manchester.

Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, Ph.D dalam sambutannya, mengatakan bahwa dosen harus memiliki karya penelitian. Tujuannya, agar pengajaran berkembang dan menambah kualitas pelayanan publik. Selain memberi manfaat bagi masyarakat, jumlah publikasi penelitian yang terus meningkat akan membawa UNAIR menuju perguruan tinggi kelas dunia.

“Mengukir karya dengan penelitian jauh lebih besar manfaatnya daripada non penelitian. Isi penelitian yang memiliki kemanfaatan yang tinggi, otomatis mengangkat peringkat kita menembus top 500 dunia,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Prof. Delvac mengatakan, ada empat kiat sukses dalam mengerjakan penelitian, yaitu fokus, kreatif, kolaborasi, dan mentorship. Karena fokus melakukan penelitian, dalam sepuluh tahun terakhir tak kurang deri 30 penelitian yang sudah dihasilkan Prof. Delvac.

“Dalam kurun waktu sepuluh tahun, saya hanya meneliti molekul. Semuanya tentang mekanisme molekuler terjadinya kegagalan jantung,” tegasnya.

Selain itu menurut Prof. Delvac, penting agar para peneliti dikenal publik. Ia juga memberi saran terhadap mahasiswa dan calon peneliti. “Meskipun sudah lulus, peneliti harus tetap menjalin hubungan dengan promotor dan co-promotor,” tutur Prof. Delvac.

Ketua Lembaga Penelitian dan Inovasi UNAIR Prof. Hery Purnabasuki, Ph.D, yang juga hadir dalam kuliah tamu itu mengatakan, dosen sudah semestinya melakukan penelitian dan publikasi. Penelitian adalah hal mutlak, bukanlah beban.

“Semua dosen harus melakukan publikasi. Ini bukan beban. Harus berkontribusi sekecil apapun karena kita memiliki kewajiban, komitmen untuk itu,” ujar Prof Hery. (*)

Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor: Defrina Sukma S.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu