Bahas Strategi Perangi Penyakit Menular, ITD dan FK UNAIR Adakan Simposium

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana Seminar Internasional di Aula FK UNAIR, Senin (8/8). (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Kolaborasi dan diseminasi hasil riset ke tingkat internasional merupakan salah satu langkah Universitas Airlangga untuk menembus peringkat 500 besar perguruan tinggi top dunia. Salah satunya, adalah simposium yang tengah diselenggarakan oleh para peneliti UNAIR.

Simposium bertajuk Global Strategy to Combat Energizing Infectious Disease in Borderless Era 2016 (GSEID) adalah kegiatan diseminasi hasil riset yang merupakan kolaborasi peneliti FK dan Intitute of Tropical Diseases (ITD) UNAIR. Pembukaan acara dilaksanakan di Aula FK pada 8 – 9 Agustus 2016.

“Tujuan seminar internasional ini adalah untuk bertukar informasi ilmiah hasil penelitian tentang penanganan dan pencegahan penyakit menular,” ujar Dr. Soedarsono, dr., Sp.P (K), selaku Ketua Panitia GSEID dalam sambutannya, (8/8).

Seminar tersebut juga dihadiri oleh Direktur Pembinaan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T, Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM dan 162 peserta seminar, yang terdiri dari akademisi, peneliti, praktisi dan pemerintah daerah dari Jepang, Amerika, Eropa, dan tentunya Indonesia.

“UNAIR ini sudah sangat besar dan sudah sangat terkenal, maka sudah saatnya kita masuk 500 besar dunia. Kemenristekdikti akan mendukung langkah UNAIR untuk mencapai hal tersebut (500 besar, red) salah satunya dengan seminar internasional ini,” ujar Totok. “Seminar ini juga dapat menambah pengakuan dunia terhadap Universitas Airlangga,” imbuhnya.

Totok juga menyampaikan pujiannya terhadap ITD UNAIR yang menjadi pusat unggulan di bidang kesehatan. Ia menambahkan, predikat unggulan itu hendaknya dibuktikan dengan publikasi jurnal bereputasi dan pelaksanaan seminar tingkat internasional.

Dalam seminar tersebut, dr. Asik Surya, MPPM, selaku Penasihat Kebijakan Kesehatan Publik, Kementerian Kesehatan RI, hadir sebagai pembicara utama dengan tema Strategy to Combat Emerging and Spreading Infectious Diseases in Indonesia. Beragam kegiatan dalam seminar tersebut diantaranya, diskusi ilmiah, simposium, sesi lomba poster, dan pemaparan lisan dari para peserta seminar.

Sejumlah makalah yang dipresentasikan dalam GSEID tahun 2016 antara lain “The Case for Family Medicine and Primary Care” oleh Prof. Mark A. Graber dari Universitas Iowa, Amerika Serikat; “Current Situation of Hepatitis B in Indonesia” oleh Prof. Maria Inge Lusida dari UNAIR; dan “Invasive Fungal Diseases: a Growing Public Health Challenge” oleh Anna Rozaliani, Ph.D dari Universitas Indonesia. (*)

Penulis: Dilan Salsabila
Editor: Defrina Sukma S.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu