Rizky Novi Anggraini, Wisudawan Terbaik D-IV Vokasi Ingin Jadi Dosen Handal

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Rizky Novi Anggraini, terobsesi menjadi dosen untuk melahirkan ilmuwan handal. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Butuh perjuangan untuk menamatkan studi perkuliahan, terutama untuk menjadi seorang wisudawan terbaik. Begitulah yang dirasakan Rizky Novi Anggraini, S.Tr., wisudawan terbaik D-IV Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, dari Program Studi  Pengobat Tradisional (Battra). “Butuh motivasi yang besar untuk bisa mendapatkan nilai tertinggi diantara wisudawan lainnya,” kata Rizky.

“Saya terinspirasi oleh sebuah ayat Alquran, bahwa kita adalah umat terbaik yang dilahirkan oleh umat manusia, inilah yang senantiasa menjadi inspirasi sekaligus motivasi terbesar dalam hidupku untuk selalu berusaha menjadi yang terbaik,” ujar wisudawan dengan IPK 3,88 ini.

Dalam skripsinya, Rizky meneliti terkait pengaruh pemberian kapsul ekstrak daun jati Belanda (Guazuma ulmifolia) terhadap berat badan dan ukuran lingkar perut pada mahasiswa dengan berat badan berlebih. Berkat penelitiannya itu, perempuan kelahiran Kuala Kapuas, 6 November 1993, ini terinspirasi untuk membuat program baru penanganan obesitas, yaitu program “Slimming Diary”.

“Slimming Diary” merupakan kombinasi terapi herbal, akupuntur, dan managemen diet. Program tersebut telah tersedia di klinik yang ia gunakan sebagai tempat praktik bersama sejawat lainnya. Rizky, dipercaya sebagai therapis dan konsultan di bidang akupuntur, herbal, dan nutrisi di klinik tersebut.

“Saya sangat senang karena antusiasme mahasiswi yang ingin menjadi pasien dalam penelitian ini sangat tinggi,” ujar perempuan berhobi membaca dan menulis ini.

Rizky menyatakan dirinya sangat bersyukur karena mendapatkan predikat sebagai wisudawan terbaik. Namun ia menambahkan bahwa disisi lain ada tanggungjawab besar yang kelak akan dipertanggungjawabkannya.

“Untuk apa ilmu yang sudah saya dapatkan ini? Sudahkan ilmu yang saya peroleh memberikan kontribusi untuk masyarakat? Semoga menjadi ilmu yang barokah ya dan memberikan banyak kebaikan dan manfaat besar untuk masyarakat,” tegasnya.

Setelah wisuda, Rizky bergegas mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi ke jenjang magister. Selain ingin menjadi seorang tenaga medis, ia juga mempunyai mimpi menjadi seorang dosen yang handal dalam bidangnya. “Seorang dosen sangat berpotensi besar untuk menciptakan dan mendidik generasi untuk menjadi ilmuwan hebat. InsyaAllah nanti di Prodi S-2 Herbal,” katanya mengakhiri. (*)

Penulis: Dilan Salsabila
Editor: Binti Quryatul Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu