Suasana ruang Kahuripan 301, (2/8) saat para pengajar UNAIR yang merupakan lulusan perguruan tinggi luar negeri, membicarakan penguatan kerjasama kelembagaan. (Foto: UNAIR NEWS)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Untuk memperkuat jejaring kerja sama antara Universitas Airlangga dengan perguruan tinggi di luar negeri, keberadaan alumni merupakan kunci penting kesuksesan kolaborasi. Berkaitan dengan hal itu, International Office and Partnership (IOP) UNAIR mulai mengumpulkan para pengajar UNAIR yang merupakan lulusan perguruan tinggi luar negeri.

Bertempat di Kahuripan 301, Selasa (2/8), sebagian kecil lulusan berbagai kampus di negara-negara Eropa berkumpul untuk membicarakan penguatan kerjasama kelembagaan. Sekretaris IOP Margaretha Rehulina, M.Sc mengatakan, pertemuan semacam ini penting dilakukan untuk memetakan potensi bidang kerjasama antara UNAIR dengan kampus-kampus di Eropa.

“Barangkali dari rekan-rekan atau bapak dan ibu masih ada yang berhubungan dengan supervisor, alangkah baiknya bisa ikut mengembangkan kerjasama di antara UNAIR dengan kampus tempat bapak dan ibu studi dulu,” tutur Margaretha kepada para alumni yang datang.

Sebagian kecil pengajar UNAIR yang berkumpul dalam pertemuan ini berasal dari berbagai kampus dari negara-negara seperti Jerman, Belanda, Prancis, Inggris, dan Hungaria. Setelah para pengajar ini dikumpulkan per kawasan benua, mereka dibagi sesuai dengan asal kampus suatu negara.

Dari pertemuan kali ini, mereka diminta untuk membantu pendataan para pengajar UNAIR yang merupakan lulusan dari kampus di Eropa. Selain itu, mereka diminta untuk memetakan potensi bidang kerjasama yang bisa dikolaborasikan antara UNAIR dengan kampus-kampus di Eropa.

Salah satu pengajar UNAIR lulusan kampus di Prancis Drs. Eto Wuryanto, DEA, menyambut baik adanya usulan forum. Menurut Eto lulusan Universitas Montpellier II Prancis, forum ini menjadi sebuah ajang pertemuan guna mempererat para lulusan disuatu kawasan. Selain itu, akan ada bidang-bidang kerjasama yang akan dikolaborasikan sesuai dengan pertemuan rapat yang akan digelar tiap negara.

Pertemuan alumni tiap kawasan ini akan dimanfaatkan oleh UNAIR untuk memperkuat kerjasama antarinstitusi. Setelah pertemuan alumni UNAIR kawasan Eropa digelar, nantinya akan digelar forum-forum alumni UNAIR dari luar kawasan Eropa, seperti Australia, Jepang, dan Amerika. (*)

Penulis : Defrina Sukma S.
Editor    : Binti Q. Masruroh

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone