Farah Nurfadhilla Yuantari menjadi wisudawan berprestasi Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga. (Foto: Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Bermusik sudah menjadi kesenangan Farah Nurfadhilla Yuantari sejak masih kecil. Tak heran, hobi tersebutlah yang lantas mengantarkannya menjadi wisudawan berprestasi Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga.

Diantara deretan prestasi yang telah ia raih, Farah pernah meraih juara I Asian Beat Band Competition yang berlangsung di Tokyo, Jepang, tahun 2014 silam.

“Musik adalah salah satu passion hidup saya sejak kecil. Selain ingin terus belajar dan mengejar karir sebagai dokter hewan, saya juga ingin terus berkarya dalam bidang musik. Sehingga saya termotivasi untuk menjalani keduanya dengan segala suka duka dan tantangannya,” ujar gadis yang pernah meraih juara The Best Vocalist Asian Beat Band Competition diadakan di Jakarta pada 2013 silam.

Baginya, bermusik bukan sekadar kegembiraan memainkan alat-alat musik semata. Namun, ada banyak pelajaran hidup yang ditemui Farah dalam bermusik. “Dalam bermusik, saya bisa lebih belajar banyak tentang tanggungjawab, pendewasaan diri, dan kekeluargaan dengan partner band saya,” ujar gadis yang memiliki menyanyi, mendengarkan musik dan membuat lagu.

BACA JUGA:  Pengajian Rutin UNAIR, Ajak Jamaah Berbenah dan Hijrah

Semangat berkegiatan di bidang musik tak lantas membuat Farah absen dengan kuliahnya. Terbukti, pada wisuda periode Juli 2016, Farah dinyatakan lulus dengan indeks prestasi kumulatif sebesar 3,47.

“Meskipun aktif berkegiatan musik, namun sebisa mungkin saya membagi waktu antara kuliah dan musik dengan seimbang. Saat sedang tidak ada perkuliahan atau tugas kuliah, saya berusaha fokus dan total pada urusan musik yang saya kerjakan. Begitu juga sebaliknya,” kata Farah yang merupakan vokalis grup musik Rock X ini.

Meskipun telah resmi menyandang gelar sarjana kedokteran hewan, predikat itu tak menyurutkan Farah untuk terus bergelut di bidang musik. Meski demikian, saat ini, gadis asal Sidoarjo ini berencana untuk menjadi dokter hewan praktisi.

“Saya berencana menjadi dokter hewan praktisi dan berwirausaha, serta mencari beasiswa untuk melanjutkan S-2 di luar negeri sambil terus bermusik,” pungkasnya. (*)

Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor: Defrina Sukma S.