Rangkuman Berita UNAIR di Media (21/7)

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana pelantikan dokter spesialis-1 angkatan ke-117 (Foto: UNAIR NEWS)

Kuncinya Satu : Jangan Anggarp Mereka Berbeda

Gandi Soni Wicaksono dan Dian Eka seolah tidak pernah lelah mengurus Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Banyak yang telah mereka lakukan, salah satunya yang paling baru adalah dengan mendirikan Ngaji Braille. Kegiatan mengaji menggunakan Al quran braille telah menjadi agenda rutin. Setiap bulan, beberapa tunanetra berkumpul di rumah Gandi dan Dian di Rungkut Asri. Pada 14 November 2014, Alumnus Universitas Airlangga ini mendirikan Ngaji Braille. Awalnya, hanya beranggotakan lima orang. Sampai saat ini, Ngaji Braille diikuti lebih dari 20 orang dalam setiap pertemuan. Bahkan, kegiatan itu tidak hanya dihadiri penyandang tunanetra. Yang tunarungu juga ada. Gandi berharap, Ngaji Braille bisa memulihkan kepercayaan diri para difabel. Gandi percaya, agama akan membuat seseorang menjadi kuat.

Jawa Pos, 21 Juli 2016 halaman 25

Lantik 98 Dokter Spesialis Baru

Sebanyak 98 dokter spesialis dilantik di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga kemarin (20/7). Para dokter spesialis merupakan angkatan ke-117. Sejak tahun 2002 hingga kemarin, Unair meluluskan 2.694 dokter spesialis. Pada periode kemarin, jumlah departemen yang paling banyak meluluskan dokter spesialis adalah Departemen Ilmu Penyakit Dalam 15 orang, disusul Departemen Pulmonologi dan kedokteran respirasi 12 orang, dan Departemen Radiologi 12 orang. Dekan FK Unair Prof. Dr. dr. Soetojo, SpU., memberikan pesan agar para dokter spesialis tersebut selalu mengutamakan kepentingan pasien.

Jawa Pos, 28 Juli 2016 halaman 28

Tangani Mahasiswa Stres

Tumbuh dan besar di tengah keluarga yang berprofesi sebagai tenaga medis membuat Vita Ardhani Perwitasari memilih jurusan keperawatan di Universitas Airlangga. Selama mendalami keperawatan, Vita pernah praktik kerja lapangan di RS dr Soetomo. Disana, dia merawat beberapa pasien yangg mengalami gangguan jiwa. Diakuinya, memang sempat canggung bagaimana merawat pasien yang mengalami gangguan jiwa. Menurutnya, yangg perlu diwaspadai adalah kondisi pasien. Jika kondisi sudah tenang, baru Vita dapat mengambil tindakan. Pasca lulus nanti, Vita siap jika harus merawat pasien gangguan jiwa.

Surya, 21 Juli 2016 halaman 1

Perkuat Finansial Lewat Sinergitas Perbankan dan Asuransi Syariah

Kabupaten Gresik adalah salah satu wilayah yang memiliki nilai-nilai Islam kuat dan potensi menggali pengetahuan ekonomi dan bisnis dalam perspektif Islam. Pemahaman ini dibedah dalam seminar sehari yang diselenggarakan Universitas Semen Indonesia (UISI) kemarin (20/7). Seminar ini mengangkat tema penguatan finansial lewat sinergitas perbankan dan asuransi syariah. Adapun narasumber yang hadir pada seminar ini adalah Jusuf Wibisono dari Ikatan Akuntan Indonesia, Imron Mawardi dari Departemen Ekonomi Syariah Universitas Airlangga, Afandi Arif selaku Direktur Utama Takaful Umum Indonesia, serta Akhyar Adnan dari Departemen Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Radar Gresik, 21 Juli 2016 halaman 1

Penulis: Afifah Nurrosyidah
Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu