UNAIR Terjunkan 3.052 Mahasiswa ke Masyarakat

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
WAREK I Prof. Djoko Santoso Memberikan Buku kepada 15 Mahasiswa Perwakilan KKN BBM-54. (Foto: Yitno)

UNAIR NEWS – Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Rektor Universitas Airlangga yang diwakili oleh Wakil Rektor I Prof. Djoko Santoso melepas pemberangkatan 3.052 mahasiswa dan 152 dosen pembimbing lapangan untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Masyarakat yang ke-54. Prosesi pelepasan dilaksanakan di Airlangga Convention Center pada Senin (18/7).

Prosesi pelepasan itu dihadiri oleh jajaran pimpinan di lingkungan UNAIR, perwakilan dari Pemerintah Kota Surabaya, Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan Sampang. Dari 3.052 peserta, sebanyak 462 orang mengikuti KKN Tematik (alih jenis), 77 orang mengikuti KKN Tematik (Cipta Karya), 14 orang mengikuti KKN Reguler di Pulau Mandangin, dan 15 orang mengikuti KKN Kebangsaan.

Peserta empat jenis program KKN itu akan mengabdi pada masyarakat mulai tanggal 19 Juli sampai dengan 13 Agustus 2016. Pengabdian akan dilakukan pada bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan lingkungan.

Prof. Djoko dalam sambutannya mengatakan, para mahasiswa diharapkan bisa membuat perubahan positif di wilayah mereka mengabdi. “Gunakan ilmu dasar maupun terapan kepada masyarakat. Untuk itu adik-adik diharapkan untuk menunjukkan kompetensi dan softskill kepada masyarakat,” tutur Prof. Djoko.

Kerjasama dengan USAID

Pada pelaksanaan KKN Tematik, UNAIR kembali melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Program KKN Tematik dilaksanakan di tujuh kelurahan di Surabaya. Menurut Prof. Jusuf Irianto, selaku Ketua Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat (LP4M) UNAIR, mahasiswa tidak akan terlibat dalam proses pembangunan fisik. Namun, lebih diarahkan untuk mengembangkan model agar masyarakat bisa memanfaatkan sarana prasarana fisik secara maksimal.

Dalam pelaksanaan KKN Tematik kali ini, UNAIR berkolaborasi dengan United States Agency for International Development (USAID) Indonesia. Bersama dengan USAID, sebanyak 66 mahasiswa UNAIR diajak untuk mengentaskan permasalahan zoonosis.

“Ada program OneHealth. Mereka adalah mahasiswa yang dilibatkan untuk mengatasi masalah-masalah akibat penyakit yang disebabkan oleh hewan (zoonosis). Ini diikuti oleh 66 mahasiswa, terutama dari Fakultas Kedokteran Hewan. Jadi, ada enam proposal judul kegiatan, masing-masing judul itu didanai Rp20 juta oleh USAID, dan Rp1,5 juta oleh UNAIR. Zoonosis dan KKN Cipta Karya masih fokus di Surabaya. Kalau berkembang, insya Allah akan dilanjutkan di lima wilayah,” tutur Prof. Jusuf.

Pengembangan ekowisata di Riau

Sebanyak 15 mahasiswa dari berbagai fakultas di UNAIR turut serta dalam KKN Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Nantinya, mereka akan bertemu dan berkolaborasi dengan para mahasiswa dari berbagai kampus lain di Indonesia. Program KKN Kebangsaan akan berlangsung pada 21 Juli – 28 Agustus 2016, di Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kepulauan Riau.

Ketua tim mahasiswa KKN Kebangsaan UNAIR, Rendi mengatakan, tema besar yang ditentukan oleh Dikti pada periode kali ini adalah pengembangan ekowisata bahari didaerah 3T (terbelakang, terisolir, dan tertinggal) di Indonesia berbasis masyarakat demi menjaga kedaulatan.

“Dari tema besar itu, nanti akan di-breakdown menjadi beberapa tema pokok, yaitu membentuk lembaga-lembaga wisata, pemberdayaan masyarakat, dan pembuatan website wisata. Semuanya berhubungan dengan wisata. Ada satu program kerja pokok yang menekankan nasionalisme demi menjaga kedaulatan agar masyarakat itu sadar bahwa mereka adalah milik Indonesia,” tutur Rendi.

Ia berharap, pelaksanaan KKN Kebangsaan di Riau berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kepulauan Riau, khususnya. (*)

Penulis : Defrina Sukma S.
Editor    : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu