Hari ini, 835 Lulusan UNAIR Diwisuda

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA., saat bersalaman dengan salah satu mahasiswa dari 835 lulusan baru Universitas Airlangga yang diwisuda, Sabtu (16/7) (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga kembali melaksanakan prosesi pelantikan (wisuda) atas lulusan-lusannya. Untuk itu, pada Sidang Universitas tentang Wisuda pada 16 Juli 2016 ini, Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA., mewisuda sebanyak 835 lulusan baru Universitas Airlangga. Prosesi ini dilaksanakan di Gedung Airlangga Convention Center (ACC), Kampus C UNAIR Jl. Dr. Ir. Soekarno (Mulyorejo) Kota Surabaya.

Para wisudawan baru yang dilantik tersebut berasal dari berbagai jenjang dan program studi, mulai dari Diploma-3 dan Diploma-4 (D-3 dan D-4), sarjana (S-1), Master (S-2), dan Doktor (S-3). Prosesi wisuda ini disaksikan oleh pimpinan universitas, para Guru Besar/Dosen Universitas Airlangga, perwakilan alumni (IKA-UA), undangan Muspida dan jajaran samping, serta yang berbahagia orangtua para wisudawan. Prosesi wisuda kali ini juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk 8 negara di Afrika, Andradjati.

Pada prosesi wisuda kali ini, diantara 835 lulusan wisudawan UNAIR, terdapat 103 lulusan yang semasa kuliah menerima beasiswa Bidikmisi dari pemerintah. Ada pula 15 mahasiswa internasional yang diwisuda dari berbagai negara melalui skema beasiswa.

Wisudawan adalah Pemenang

Dalam sambutannya, Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh Nasih mengucapkan selamat kepada para wisudawan baru UNAIR. Mengapa diucapkan selamat, karena menurut Rektor, para wisudawan ini sejatinya merupakan pemenang, karena mereka mampu memenangkan pertarungan melawan berbagai godaan dalam menyelesaikan kegiatan akademik dan kemahasiswaannya.

”Bisa dibilang bahwa acara wisuda ini adalah sebuah perayaan bagi mahasiswa yang berkualifikasi sebagai sang pemenang. Para wisudawan yang hadir pada acara yang sakral ini adalah para mahasiswa yang mampu memenangkan pertarungan melawan berbagai godaan selama mereka menjalani kehidupan akademik di kampus. Godaan itu bermacam-macam, antara lain mulai dari sekadar mendapatkan nilai ujian yang jelek, terlambat dalam menyelesaikan perkuliahan, hambatan dalam penyelesaian skripsi dan tesis, bahkan bisa pula sampai putus kuliah,” tutur Guru Besar bidang Akuntansi FEB UNAIR ini dalam sambutannya.

Oleh karena itulah, Rektor menghendaki agar para lulusan baru Universitas Airlangga untuk segera menjawab tantangan dan jawaban yang berkelindan di masyarakat.

“Saya optimis bahwa semua wisudawan ini nantinya akan bisa menghadapi berbagai tantangan yang ada, sebab kampus dengan spirit Excellence with Morality ini telah memberikan bekal yang cukup bagi Anda semua, tinggal bagaimana Anda mengaplikasikannya dalam terjun di masyarakat,” tandas Rektor UNAIR.

Wisudawan dari negara asing

Pada prosesi wisuda bulan Juli 2016, sebanyak 15 mahasiswa internasional turut menjalani prosesi wisuda. Mereka berasal dari berbagai negara diantaranya Malaysia, Timor Leste, Nepal, Afghanistan, Sudan, Senegal, Myanmar, dan Pakistan. Sebagian besar, mereka lolos seleksi skema program Kemitraan Negara Berkembang (KNB). Selama di UNAIR, mereka memiliki minat pada jurusan yang berbeda-beda. Ada dari mereka yang memilih minat S-1 Pendidikan Apoteker, S-2 Ilmu Hukum, S-2 Sains dan Manajemen, dan S-2 Keperawatan.

Selama prosesi wisuda yang dilangsungkan pada tahun 2016 (Maret dan Juli), UNAIR sudah meluluskan 24 mahasiswa asing yang terdiri dari 4 lulusan S-1, 2 lulusan profesi, 17 lulusan S-2, dan 1 lulusan S-3.

Penulis : Defrina Sukma S.
Editor : Binti Quryatul M.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu