Departemen Peternakan, Keunikan yang dimiliki FKH

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi lipi.go.id

UNAIR NEWS – Salah satu keunikan yang dimiliki Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UNAIR adalah adanya departemen peternakan. Melalui departemen ini, mahasiswa diajarkan tentang agribisnis dan teknis cara beternak yang baik. Termasuk, menggelorakan semangat kewirausahaan pada mahasiswa di bidang tersebut.

“Setahu saya, mungkin hanya UNAIR yang memiliki departemen peternakan di FKH. Ini jaminan bahwa perkuliahan dan ilmu yang dipelajari di sini lebih mendetail dan berbeda dengan yang lain,” ujar Guru Besar FKH Prof Dr Anwar Ma’ruf M.Kes drh.

Selama ini, para lulusan FKH UNAIR memang selalu di cari oleh “pasar” atau dunia kerja. Anwar menjelaskan, paling lama masa tunggu sarjana untuk mendapat pekerjaan mapan sekadar satu bulan. Wakil Direktur Pasca Sarjana ini pernah sampai dikontak oleh pihak pencari SDM yang memohon lulusan FKH. Ternyata, waktu itu semua tamatan fakultas ini sudah terserap.

Ada banyak lapangan pekerjaan yang dapat dimasuki oleh jebolan FKH. Bisa dengan membuka praktek mandiri untuk ternak hewan besar. Misalnya, sapi, kambing, kuda dan lain sebagainya. Dapat pula dengan menjalankan ternak unggas.  Aktifitas seperti ini biasanya dilakukan di desa-desa tanah air.

Bisa pula membuka praktek mandiri khusus perawatan hewan peliharaan. Misalnya, kucing, anjing, reptil, dan lain-lain. Layanan serupa ini umumnya dilaksanakan di kota-kota besar.

“Servis teknis di ranah medis atau kesehatan hewan hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah mendapat pendidikan khusus. Tidak boleh dilakukan sembarang orang,” tambah lelaki asal Bojonegoro ini.

Kepakaran mereka juga diperlukan untuk memberi jasa inseminasi buatan pada hewan milik warga atau peternak. Pemerintah pun butuh keahlian ini. Dalam rangka, menggenjot kualitas dan kuantitas daging di Indonesia. Jadi, keputusan untuk memilih fakultas ini bukan tanpa arah. Tujuan mereka yang belajar di sini jelas terukur dan masuk akal. (*)

Penulis: Rio F. Rachman

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu