Mahasiswi Jerman Takjub dengan Semarak Lebaran di Indonesia

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Sagal Elmi, pemudi keturunan Turki dari Fernuni Hagen, Cologne saat menghadiri halal bi halal di gedung rektorat UNAIR Selasa (12/7) pagi. (Foto: Alifian Sukma)

UNAIR NEWS – Dua mahasiswi Jerman yang sedang melaksanakan internship di UNAIR mengaku takjub dengan semarak lebaran di Indonesia. Khususnya, di kampus UNAIR, Surabaya. Mereka adalah Yusra Todil, mahasiswi keturunan Turki dari International School of Management, Frankfurt, dan Sagal Elmi, pemudi keturunan Turki dari Fernuni Hagen, Cologne.

Dua perantau yang menginjakkan kaki di Surabaya beberapa hari sebelum lebaran (3/7) itu kompak menyebut, perayaan Idul Fitri 1437 hijiriah kali ini jauh berbeda dengan apa yang mereka jalankan di negeri  Angela Merkel. “Amazing. Ramadan dan lebaran di sini begitu meriah. Suasananya begitu hidup,” kata Yusra, saat diwawanacara di sela halal-bihalal di gedung rektorat UNAIR Selasa (12/7) pagi.

Dalam bulan puasa, ada banyak masjid dan mushola yang melaksanakan sholat tarawih. Speaker dari tempat-tempat ibadah seperti mengalun tak henti mengumandangkan lantunan ayat suci.  Pada malam satu syawal, prosesi takbiran pun meriah.

Di Jerman, kata Yusra, dia hanya merayakan Idul Fitri bersama keluarganya. Tidak ada acara semacam halal-bihalal atau silaturahmi seperti saat ini. “Ini pengalaman yang tidak akan terlupakan. Semua orang menyemarakkan hari ini dengan saling bermaafan,” ungkap dia.

Tidak berbeda dengan Yusra, Sagal juga mengaku terkesan dengan kebiasaan orang Indonesia. Dia yakin, aktifitas ini juga bisa membuat sekelompok orang lebih mengenal satu sama lain. Contohnya, dia dan Yusra yang baru sampai di Surabaya mendapat sejumlah kenalan baru tatkala ikut halal-bihalal di gedung Rektorat UNAIR. “Kesan kekeluargaan dalam acara ini begitu kuat,” ungkap dia.

Yusra dan Sagal mengikuti program internship untuk belajar tentang Pengembangan Program Internasional di International Office and Partnership. Tepatnya, Yusra akan berada di IOP dalam program magang ini hingga Oktober. Sedangkan Sahal bakal mendalami ilmu tersebut hingga Agustus mendatang. (*)

Penulis: Rio F. Rachman

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu