Guru Besar FKG UNAIR, Prof. Dr. Hj. Tien Soesmiati Surojo. Drg, Tutup Usia

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Guru Besar FKG UNAIR, Prof. Dr. Hj. Tien Soesmiati Surojo. Drg, Semasa Hidup. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Sivitas Universitas Airlangga sedang berduka. Pasalnya, salah satu putra terbaiknya Prof. Dr. Hj. Tien Soesmiati Surojo, Drg., wafat pada Rabu, (29/6). Guru besar bidang mikrobiologi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UNAIR tersebut, meninggal dunia di usia 87 tahun. Sebelum dikebumikan, jenazah disemayamkan di Masjid Ulul Azmi Kampus C UNAIR untuk kemudian disalatkan, Kamis (30/6).

Pada prosesi persemayaman, Rektor UNAIR, Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak., CMA., menyampaikan bahwa tiada hentinya Allah SWT mengingatkan kepada hadirin akan kebesaran-Nya, yakni dalam bentuk kematian. Baginya, kepergian Prof. Tien kehadapan yang Maha Kuasa merupakan pembelajaran penting bagi yang masih hidup.  Rektor juga mengutip sebuah materi ceramah ramadan, bahwa kematian adalah sebenar-benarnya mudik, yakni  mudik ke kampung halaman sejati di surga Allah SWT.

“Karena sesungguhnya rumah kita yang abadi adalah Surga Allah SWT,” tegasnya.

Masih dalam prosesi persemayaman, Prof. Nasih juga menegaskan bahwa tugas yang masih hidup adalah memberikan kesaksian akan segala kebaikan almarhum. Prof. Tien yang telah mengabdi selama lebih dari 50 tahun di UNAIR menjadi bukti pengabdian terbaik pada almamater, khususnya dalam dunia kesehatan gigi.

“Kami seluruh sivitas UNAIR turut menjadi saksi bahwa beliau adalah orang baik, yang turut serta mengabdi dalam dunia kedokteran gigi,” tegasnya.

Setelah persaksian, Rektor ke-13 UNAIR tersebut juga menjelaskan bahwa kewajiban selanjutnya adalah memaafkan semua kesalahan dan khilaf almarhum semasa hidup, serta mendoakan dan menyalatkan untuk kemudian diantar ke pemakaman.

“Kita semua yakin bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati, dan pasangan kehidupan adalah kematian, tidak ada yang lain. Kesedihan ini kami wujudkan dengan doa-doa kepada beliau untuk mengantarkan ke peristirahatan terakhir,” jelasnya.

Dalam salat jenazah tersebut, wakil rektor III UNAIR, Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D.,  bertindak sebagai imam. Setelah salat jenazah, almarhum kemudian dikebumikan di TPU Keputih Surabaya. (*)

Penulis: Nuri Hermawan
Editor: Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu