Gebyar Ramadan, UNAIR Santuni 1000 Anak Yatim

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana Gebyar Ramadhan 1437 H dengan 1000 Anak Yatim di Masjid Ulul Azmi, Kampus C UNAIR. (Foto: Nuri Hermawan)

UNAIR NEWS – Memeriahkan Bulan Ramadan sudah menjadi agenda tahunan sivitas akademik UNAIR, salah satunya yakni dengan memberikan santunan kepada 1000 anak yatim dari panti di sekitar kampus, hingga berbagai wilayah di Surabaya, dan Sidoarjo. Jika pada tahun sebelumnya, santunan di gelar di Airlangga Convention Center (ACC), kali ini, Rabu (29/6), acara tersebut dilaksanakan di ruang utama Masjid Ulul Azmi Kampus C UNAIR.

Ketua Panitia Gebyar Ramadan 1437 Hijriah, Drs. Muadib Aminan, menuturkan dalam sambutannya bahwa kegiatan yang bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim” ini adalah bagian dari peran serta seluruh sivitas UNAIR, ia juga berterima kasih kepada pihak terkait yang telah ikut serta menyukseskan acara tersebut.

“Kegiatan yang sudah sering kita lakukan ini adalah bagian dari peran serta semua sivitas UNAIR, untuk itu terima kasih yang sebesar-besarnya,” jelasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Rektor I, II, dan III UNAIR, beserta seluruh jajaran dekanat di lingkungan UNAIR. Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UNAIR, Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D., menuturkan bahwa kegiatan yang juga dimeriahkan dengan tampilan bacaan quran anak-anak yatim tersebut bisa mendapat berkah dan ridho Allah SWT.

“Semoga dengan kegiatan santunan kepada anak yatim ini menjadi semakin berkah dan diterima puasa kita semua,” tuturnya yang diamini oleh seluruh hadirin.

Dari pihak peserta, Yanti selaku pengasuh Panti Ulul Albab, Manukan, Tandes Surabaya, memberikan masukan kepada UNAIR, untuk terus menggelar kegiatan tahunan tersebut secara rutin. Bersama 50 anak asuh, ia juga berharap bahwa kedepan kegiatannya bisa lebih baik lagi.

“Anak-anak senang, kegiatan bagus, alhamdulillah sudah dua kali ini kami di undang untuk hadir oleh UNAIR,” jelasnya.

Senada dengan Yanti, salah satu anak asuh dari Panti Yayasan Ibnu Sina di daerah Kertajaya, Lusi, juga mengungkapkan rasa bangganya, bisa diundang dan datang ke UNAIR. Siswa kelas 4 SD tersebut mengatakan jika uang santunan yang diberikan akan digunakan untuk membeli peralatan sekolah.

“Senang sekali bisa ke UNAIR, ini baru pertama ke sini, ya uang santunannya bisa buat beli alat-alat sekolah,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, KH. M. Ridwan Yasin diundang untuk memberikan tausiyah kepada hadirin. Dalam tausiyahnya, kiai yang akrab dengan sapaan kiai bogang tersebut mengajak kepada seluruh anak yatim yang hadir, untuk meneladani Nabi Muhammad SAW. Pasalnya, meski terlahir dalam keadaan yatim, Nabi Muhammad sudah bisa hidup dengan mandiri sedari muda.

“Anak-anak yang sekarang keadaanya seperti Rasul, terlahir yatim, harus mandiri, jadikan Rasul sebagai contoh, agar kelak bisa menjadi pemimpin,” paparnya.

Di akhir acara, KH. M. Ridwan juga memandu para hadirin dengan serangkaian doa, utamanya untuk seluruh hadirin dan keberkahan Masjid Ulul Azmi.

“Masjid Ulul Azmi, dari namanya saja sudah menunjukkan kesabaran dan kebesaran jiwa para Nabi Allah yang mendapat gelar Ulul Azmi,”pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan
Editor: Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu