BEM UNAIR dan KPAY Berikan Santunan Pada 2.080 Anak Yatim

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ribuan anak yatim memenuhi Masjid Ulul Azmi, Kampus C, UNAIR, sebelum acara buka bersama dan santunan anak yatim yang diadakan oleh Komunitas Pecinta Anak Yatim (PAY) bekerjasama dengan BEM UNAIR. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Komunitas Pecinta Anak Yatim (PAY) bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga mengadakan buka puasa bersama dengan 2080 anak yatim se-Surabaya. Kegiatan tersebut dilksanakan di Masjid Ulul Azmi, Kampus C, UNAIR, Minggu (26/6). Acara ini menghadirkan 2080 anak yatim se-Surabaya dan sekitarnya.

Selain berbuka puasa, kegiatan lain yang dilakukan yakni pemberian bantuan pendidikan dan pemberian sandang untuk untuk seluruh anak yatim yang datang. Santunan anak yatim diberikan langsung oleh Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., selaku Wakil Rektor II UNAIR.

Anak-anak yatim yang memenuhi undangan bukan hanya dari panti asuhan yang ada di Surabaya. Komunitas PAY juga mendatangkan anak yatim yang tinggal dengan keluarga di rumah-rumah serta bilik kecil, yang tersebar di Surabaya.

Dalam sambutannya Madyan mengatakan, beramal tidak harus mengeluarkan materi dalam bentuk uang, namun dapat pula dalam bentuk amalan ilmu.

“Dalam menjalani bulan ramadan 2016 ini agar lebih bermakna, kita harus mampu menerapkan ilmu yang kita miliki dalam bingkai beramal. Beramal itu tidak harus kita mengeluarkan materi berupa uang, namun kita juga harus mengamalkan ilmu yang kita miliki agar menjadi orang yang berguna,” ujar Madyan.

Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., selaku Wakil Rektor II UNAIR memberikan ceramah kepada 2080 anak yatim se-Surabaya
Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., selaku Wakil Rektor II UNAIR memberikan ceramah kepada 2080 anak yatim se-Surabaya. (Foto: Istimewa)

Menurutnya, sesuai dengan apa yang diajarkan oleh agama, sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang berguna bagi manusia lain. “Kita harus mampu mengamalkan apa yang kita dapatkan di kampus. Karena sebagai orang yang terdidik, kita harus mampu menjadi pribadi yang berguna bagi lingkungan kita dan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.

Madyan menambahkan, terlebih dalam suasana bulan ramadan ini, sudah menjadi kewajiban umat Islam untuk mampu mengisi hari dengan kegiatan yang mulia. “Jadi puasa bukan menjadi alasan bagi kita untuk tidak melakukan apa-apa,” terangnya dihadapan ribuan tamu undangan yang hadir.

“Buka bersama dan santunan yang dilakukan di Masjid Kampus C UNAIR ini merupakan acara penutup dari serangkaian kegiatan sebelumnya dari Komunitas PAY,” ucap Wahyu Aditama selaku koordinator acara PAY.

Ditemui secara terpisah, Masyfuk Rizaludin selaku koordinator panitia penyelenggara acara berharap, dengan diselenggarakannya acara mahasiswa dapat mewujudkan spirit UNAIR, yaitu Excellent With Morality.

“Kampus sebagai kawah candradimuka bagi para mahasiswa harus dapat mengajarkan pentingnya pendidikan moral. Kita harus sadar, jika belajar bukan hanya untuk kebaikan diri kita saja, tapi juga untuk kepentingan masyarakat,” tambah mahasiswa yang sekaligus menjabat sebagai Menteri Koordinator Keilmuan BEM UNAIR itu. (*)

Penulis : Escha Islami Anwar
Editor    : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu