Borong Medali di Kejuaraan Internasional, UKM Panahan UNAIR Siap Berlaga di PON

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana kejuaraan Surabaya Archery Open Tournament 5th 2016 di lapangan KONI Surabaya. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Bagi masyarakat Indonesia, olahraga panahan atau memanah memang masih kalah populer dibandingkan olahraga sepakbola di kalangan masyarakat. Tapi siapa sangka olahraga panahan menjadi sebuah ladang prestasi besar untuk Universitas Airlangga (UNAIR). Kali ini, UKM Panahan  UNAIR kembali menorehkan prestasi di ajang Surabaya Archery Open Tournament 5th 2016 yang diadakan pada 21 – 29 Mei 2016 di Lapangan Koni Surabaya. Sedikitnya, 10 orang mahasiswa panahan dari UKM Panahan diturunkan di tiga kategori yaitu Compund, Recurve dan Nasional.

Beberapa diantara mahasiswa panahan dari UKM UNAIR yaitu Yoke Rizaldi (FIB), Garincha Didi Nugroho (FST), Irvaldi Ananda Putra (FISIP), Tiara Sakti Ramadhani (FISIP), dan Dellie Threesyadinda. Mereka membawa pulang medali paling banyak di kategori Compund,

“UKM Panahan UNAIR berhasil membawa pulang 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Sedangkan di regu Recurve¸kami meraih 1 perunggu,” ujar Tiara Sakti Ramadhani, saat di wawancarai di Radio Unair

Selain meraih berbagai medali, ajang Surabaya Archery Open  Tournament  5th 2016 ini sekaligus menjadi ajang bagi para mahasiswa UKM Panahan UNAIR untuk simulasi event berikutnya, yaitu PON IXX 2016. Pasalnya, beberapa mahasiswa UKM Panahan dari UNAIR, terpilih untuk mewakili Jawa Timur di ajang yang akan diadakan di Jawa Barat pada 17 – 29 September  tersebut. Pemilihan ini berdasarkan track record prestasi dari UKM Panahan UNAIR, yang sudah menyabet banyak medali di berbagai kompetisi, baik tingkat nasional maupun Internasional.

“Kompetisi ini juga sebagai ajang latihan untuk PON  (Pekan Olahraga Nasional) 2016 di Jawa Barat saat September mendatang,”  jelas Tiara.

Untuk berlaga di ajang PON 2016 ini, mereka harus berlatih secara rutin dan menjalani karantina (pelatihan terpusat) di Asrama Atlet KONI sejak Januari lalu. Mereka juga dilatih langsung oleh Lilies Handayani, seorang atlet panahan putri senior,  yang pernah menyabet medali pertama di Olimpiade Seoul bersama dua rekannya, Kusuma dan Yana, pada tahun 1988.

“Untuk target pribadi di PON 2016, saya menargetkan tiga emas di kategori perorangan, aduan beregu dan mix-team,” harap Tiara

Sebelum ajang PON 2016 dimulai, Tiara dan juga rekannya Della Adisty Handayani terlebih dahulu berlaga untuk mewakili Universitas Airlangga di ajang ASEAN University Games ke 18. Ajang yang akan diadakan di Singapura tersebut akan dihelat pada 10-19 Juli mendatang.  (*)

Penulis : Faridah Hari
Editor : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu