Khurinnihayah selaku Vice President Finance PT Pertagas Niaga saat Menyampaikan Materi . (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Jumlah penduduk yang semakin tinggi mengakibatkan tingkat persaingan antar individu untuk memperoleh pekerjaan semakin sulit dan semakin ketat. Hal itulah yang membuat Pusat Pembinaan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) UNAIR bekerjasama dengan PT. Pertamina dan CIMB Niaga mengadakan workshop bertajuk “Mempersiapkan Diri Memasuki Dunia Kerja” di Aula Kahuripan, Sabtu (11/06).

Dalam workshop tersebut dihadiri oleh perwakilan dari PT Pertamina Khurinnihayah selaku Vice President Finance PT Pertagas Niaga, Yungki Aditya, SE., MM., selaku Vice President Human Resource PT Bank CIMB Niaga, Dr. Elly Munadziroh, M.S., Drg., selaku ketua PPKK UNAIR, Dr. Epy Muhammad Luqman, M.Si., Drh. PAvet selaku sekretaris PPKK dan Dr. Hamidah., M.Si., selaku dosen Psikologi UNAIR.

Materi pertama disampaikan oleh Khurinnihayah, alumnus FEB UNAIR tersebut memberikan tips kepada mahasiswa mengenai cara untuk meningkatkan keberanian agar bisa bersaing di dunia kerja. Selain menerapkan 5M  (Mau, Modal, Merdeka, Maju dan Mapan), ia juga menekankan pentingnya menguatkan aspek fisik dam aspek rohan. Ia menambahkan bahwa, keberanian pun harus diperkuat dengan cara taat kepada orang tua, istiqomah dalam kebenaran, jujur, ikhlas, qonaah dan yang terpenting adalah selalu mensyukuri nikmat dari sang pencipta.

Dalam paparannya ia juga menekankan, bahwa untuk menerapkan konsep 5M, perlu adanya perencanaan secara rinci dalam satu tahun bahkan hingga sepuluh tahun ke depan agar keinginan dan cita – cita yang sudah diimpikan dapat tercapai terutama untuk menjadi seorang yang profesional di perusahaan yang sudah diidam-idamkan .

“Buatlah Life Mapping agar fokus dalam meraih keinginan dan cita-cita kalian. Kalau sudah dibuat, pasang di dinding. Insya Allah akan terkabulkan,” tutur Khurinnihayah menjelaskan.

Selanjutnya, materi mengenai cara sukses dalam menghadapi wawancara kerja disampaikan oleh Yungki Aditya, SE., MM. Dalam pemaparannya, Yungki menjelaskan bahwa kunci sukses dari wawancara kerja yaitu skill yang dimiliki, kesesuaian dengan pekerjaan yang diinginkan, dan juga kemampuan personal sangat memengaruhi dalam proses wawancara kerja.

Yungki juga menambahkan bahwa proses interview layaknya seperti sebuah event jadi perlu banyak latihan sehingga rasa gugup dan ketidakpercayaan diri akan hilang ketika sudah berhadapan dengan interviewer.

“Proses interview anggaplah seperti sebuah event besar yang akan anda kerjakan sehingga diperlukan banyak persiapan dan latihan untuk menampilkan sesuatu yang istimewa,” tambah Yungki.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Dr. Elly Munadziroh, M.S., Drg. Dihadapan peserta workshop ia berpesan bahwa mahasiswa harus memiliki mindset entrepreneur sehingga ide dan gagasan yang ditawarkan jauh lebih kreatif. Selain itu mahasiswa yang bermindset entrepreneur ini lebih berani dalam mengambil risiko dari tantangan yang dihadapinya dan tentunya lebih siap dalam menghadapi persaingan kerja.

Bu Elly juga menuturkan pentingnya sebuah jaringan atau relationship dalam membantu seorang freshgraduate dalam mencari pekerjaan yang diinginkan dan tentunya akan sangat diperlukan ketika kita berada dalam kesulitan karena merekalah yang akan membantu kita.

Networking itu sangat diperlukan bagi mahasiswa seperti kalian terutama bagi mahasiswa tingkat akhir, untuk itu kalian harus menjalin pertemanan dengan siapapun. Mungkin manfaatnya tidak bisa dirasakan hari ini tapi suatu saat nanti kita akan sangat membutuhkannya”, terang Elly mengakhiri. (*)

Penulis : Pito Budi Prasetyo
Editor    : Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone