UKM Ju Jitsu Borong Medali di Kejuaraan Tingkat Nasional

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
UKM Ju Jitsu UNAIR berfoto bersama sesaat setelah Kejuaraan Ju Jitsu UNESA Open ke-10 (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Hanya selang satu minggu sejak prestasi yang datang dari event “Yogyakarta Super Grappler Submission Challenge 2016” dan “Han Fighting Champion”, kini prestasi baru muncul dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ju Jitsu Universitas Airlangga. Kali ini, UKM Ju Jitsu memperoleh juara pada “Kejuaraan Ju Jitsu UNESA Open ke-10” yang di selenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya. Kejuaraan tersebut berlangsung di Gedung Olahraga Bima UNESA, Kampus Lidah Wetan, Minggu (29/5).

“Kejuaraan Ju Jitsu UNESA Open ke-10” atau yang sering dikenal dengan KJUO X diikuti oleh tak kurang dari 270 mahasiswa dari seluruh Indonesia. Pada ajang ini, 16 kontingen dari UKM Ju Jitsu berhasil membawa pulang sepuluh medali dari lima kategori yang ada. Kelima kategori tersebut terdiri dari kategori amatir, reguler, beregu, junior dan demo.

Medali yang berhasil diborong berasal dari Juara I Kelas A Putra Reguler, Juara I Kelas B Putra Reguler, Juara I Kelas B Putri Reguler, Juara II Kelas A Putri Reguler, Juara II Kelas Bebas Putra, Juara III Kelas Bebas Putra, Juara III Kelas B Putra, Juara III Kelas A Putri, Juara I Beregu Putri, dan Juara I Beregu Putra.

“Ketercapaian ini membuat saya bersyukur banget, bisa membawa nama UKM Ju Jitsu UNAIR ke tingkat nasional. Dan sekarang UKM Ju Jitsu lebih dikenal oleh club-club besar di Indonesia,” ujar Santoso, salah satu kontingen dari Fakultas Vokasi yang mendapatkan medali emas pada Kelas B Reguler Putra.

Santoso berharap, tahun depan mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti UKM, dengan harapan ada regenerasi UKM dalam menghasilkan prestasi-prestasi baru.

Dari kejuaraan ini, UNAIR patut berbangga karena meskipun tidak memiliki fakultas dibidang olahraga, dengan fasilitas yang terbilang standart, namun tak menghalangi para atlet mempertajam softskill di bidang olahraga. Adanya kesinambungan antara fisik dan keahlian yang dimilik para atlet menjadi modal terbesar dalam menghadapi berbagai kejuaraan.

Pada Agustus nanti, UKM Ju Jitsu akan mengikuti perlombaan Surabaya Open Brazilian Ju Jitsu (SOBJJ) dan Audisi One Pride. Ibnu Sina selaku ketua UKM Ju Jitsu mengatakan, para atlet Ju Jitsu harus mempersiapkan diri untuk kejuaraan tersebut.

“Nanti akan diadakan latihan rutin yang lebih keras. Untuk latihannya, ditargetkan lebih banyak ke teknik dan fisik. Fisik yang kuat akan menampung teknik yang sempurna. Selain itu selalu dilakukan repetisi atau pengulangan saat latihan, karena repetisi adalah mother of skill,” ujar Ibnu. (*)

Penulis : Disih Sugianti
Editor    : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu