Pengurus IKA UNAIR Drs. Ec. Mashariono (keempat dari kiri) secara simbolis menerima bantuan dari wakil IKAFE 1985 untuk masjid Ulul ‘Azmi. (Foto: Bambang Bes)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Walaupun masjid sudah diresmikan penggunaannya, tetapi karena pembangunannya belum selesai dan masih berlanjut, maka IKA FE 1985 masih akan terus menggali donatur untuk disumbangkan ke masjid “Ulul ‘Azmi” kampus C Universitas Airlangga Surabaya. Tekad itu disampaikan wakil alumni Fakultas Ekonomi (FE) UNAIR ‘85, Agus Widiastono, usai menyerahkan bantuan sebesar Rp 100.000.085, Jumat (27/5).

Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan Agus dan diterima oleh Drs. Ec. Mashariono, MBA., mewakili pengurus IKA UNAIR. Infak IKA-FE ’85 kali ini merupakan bantuan yang kelima kali, sehingga sampai saat sudah mencapai Rp 400.000.085 (Empat ratus juta rupiah). Selain itu IKAFE 1982 juga menyerahkan bantuan yang sama sebesar Rp 30 juta, yang diserahkan oleh Josh Kilsa, wakil IKAFE ‘82.

Seperti diketahui, masjid “Ulul ‘Azmi” di kampus C UNAIR Mulyorejo Surabaya ini merupakan bantuan dari Ikatan Alumni UNAIR (IKA UNAIR). Sehingga anggaran pembangunannya merupakan gotong-royong para alumni UNAIR, namun juga menerima donasi/infak dari luar, termasuk karyawan UNAIR dan masyarakat. Peletakan tiang pancang pertama pada akhir Desember 2014, masjid tiga lantai ini diresmikan penggunaannya pada 27 Mei 2016, dengan menelan biaya mencapai Rp 17 miliar.

”Meskipun sudah diresmikan, tetapi karena pembangunannya belum selesai, kami dari IKA-FE ’85 akan terus ‘memprovokasi’ teman-teman untuk terus berinfak dan membantu pembangunan masjid Ulul ‘Azmi ini. Mudah-mudahan alumni lain juga demikian,” kata Agus Widiastono IKAFE ’85.

Pengurus IKA UNAIR Drs. Ec. Mashariono (keempat dari kiri) secara simbolis menerima bantuan dari wakil IKAFE 1982, Josh Kilsa, untuk pembangunan masjid Ulul ‘Azmi. (Foto: Bambang Bes)
Pengurus IKA UNAIR Drs. Ec. Mashariono (keempat dari kiri) secara simbolis menerima bantuan dari wakil IKAFE 1982, Josh Kilsa, untuk pembangunan masjid Ulul ‘Azmi. (Foto: Bambang Bes)

Ditambahkan oleh Josh “Kilsa”, mahasiswa FE angkatan 1982 dulu tercatat ada 250 mahasiswa, namun setelah lulus dan menjadi alumni, secara pelan tapi pasti jumlah yang terhimpun IKA terus bertambah. Dari semula 182 orang hingga kini sudah menjadi 197 orang anggota IKAFE ‘82.

”Infak ini baru dari sebagian saja, dan kami akan mengingatkan kepada teman yang lain untuk bikin tabungan di akhirat melalui masjid kita ini,” kata Josh “Kilsa”.

Drs. Ec. Mashasiono, MBA yang mewakili pengurus IKA-UA, kepada para wakil donatur tersebut menyampaikan terima kasih atas komitmen dan keperdulian teman-teman alumni UNAIR untuk terus berpartisipasi terhadap pembangunan masjid Ulul ‘Azmi ini. Sebagai panitia pembangunan masjid, Mashariono juga berharap kepada alumni yang lain terus berpartisipasi terhadap penyelesaian pembangunan masjid yang memang disumbangkan oleh alumni untuk almamater ini.

“Terima kasih atas semua infak sodakoh dan donasi lainnya untuk masjid kita ini, semoga Allah membalas lebih dari apa yang didonasikan,” demikian Pak Mas, sapaan akrab sesepuh IKA UNAIR ini. (*)

Penulis: Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm
Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).