Pemkab Gorontalo Jalin Kerjasama dengan UNAIR untuk Tangani Multi Bidang

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Penandatanganan nota kesepahaman antara UNAIR dengan Pemkab Gorontalo, yang diwakili oleh rektor UNAIR dan Bupati Gorontalo, Senin (30/5) (Foto: Binti Q. Masruroh)

UNAIR NEWS – Sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, kerjasama antara Universitas Airlangga dengan lembaga luar terus ditingkatkan. Kali ini, kerjasama tersebut dijalin dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Gorontalo. Penandatanganan nota kesepahaman antara keduanya berlangsung Senin, (30/5), bertempat di Ruang Sidang Pleno, Kantor Manajemen, Kampus C UNAIR.

Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh Nasih, SE., MT., Ak., MCA., menyambut baik kerjasama yang akan dijalin antara kedua belah pihak. Dalam sambutannya, Prof Nasih mengatakan bahwa UNAIR berkepentingan untuk mendiseminasi hasil produk yang dimilikinya sehingga memiliki beragam manfaat untuk masyarakat.

Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd mengatakan bahwa sejak 3 bulan ia menjabat, ini merupakan kerjasama pertama yang dijalin antara Pemkab Gorontalo dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Pemilihan UNAIR untuk menjalin kerjasama didasari atas berbagai pertimbangan.

“Pertimbangan kami adalah UNAIR merupakan PTN besar, yang dari segi kapasitas keilmuan dan pemanfaatan IPTEK sudah kita yakini. Kedua, yang ingin kami kerjasamakan ada di sini, baik bidang kesehatan manusia maupun kesehatan hewan,” ujar profesor yang saat ini juga menjabat sebagai rektor di Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

Selain itu, Prof Nelson mengaku memiliki pengalaman kerjasama yang baik ketika dirinya masih menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo periode 2004-2010.

“Saya punya pengalaman kerjasama dengan UNAIR sekitar tujuh tahun yang lalu waktu masih jadi rektor di Universitas Negeri Gorontalo. Kita tandatangan langsung ada action plan,” kenangnya.

Kerjasama yang akan dijalin antara UNAIR dengan Pemkab Gorontalo terdiri dari multi bidang, baik dalam bidang kesehatan, perikanan dan peternakan, pendidikan, dan pada bidang lainnya.

Dalam bidang kesehatan, Prof Nelson mengatakan bahwa saat ini Pemkab Gorontalo hanya memiliki 1 rumah sakit. Kedepan Pemkab Gorontalo berencana untuk membangun 2 unit rumah sakit baru. Untuk itu, dibutuhkan adanya SDM yang mumpuni dalam bidang kesehatan, khususnya dokter dan dokter spesialis.

“Kami membutuhkan master plan di bidang kesehatan, dan juga SDM dibidang dokter dan spesialis,” ujar Prof Nelson.

Di bidang pendidikan, Pemkab Gorontalo bekerjasama dengan perguruan tinggi di Gorontalo untuk membuka kelas di bidang kedokteran hewan. Prof Nelson berharap agar kedepan UNAIR bisa menyediakan SDM yang mumpuni untuk memasok kebutuhan dosen dan pengajar di sana.

Selain SDM dalam bidang kesehatan dan pendidikan, Prof Nelson mengatakan bahwa Gorontalo juga membutuhkan pelayanan terpadu dalam bidang peternakan. Saat ini Gorontalo memiliki potensi tinggi dalam bidang peternakan, yakni sebesar 80 ribu ekor sapi. Namun dari jumlah tersebut, Pemkab Gorontalo hanya memiliki 2 orang dokter hewan.

Setelah penandatanganan nota kesepahaman selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi secara teknis antara pejabat Pemkab Gorontalo dengan pimpinan dari UNAIR. Para pimpinan di UNAIR, baik pusat maupun yang berada di fakultas, memaparkan berbagai potensi yang dimiliki oleh UNAIR yang bisa dibentuk kerjasama dengan Pemkab Gorontalo.

Kerjasama ini akan berlangsung hingga lima tahun kedepan. Selanjutnya, untuk penanganan secara teknis akan dilaksanakan oleh dinas-dinas terkait yang ada di Pemkab Gorontalo dengan fakultas terkait yang ada di UNAIR. Prof Nelson berharap mulai Juli nanti sudah ada eksekusi jalannya kerjasama.

“Harapannya, MoU yang telah kita sepakati segera ada action. UNAIR bisa berdampak pada pembangunan yang ada di Kabupaten Gorontalo. Karena Kabupaten Gorontalo banyak problem, baik kemiskinan, pengangguran, pendapatan rendah, rekayasa teknologi juga masih kurang. Dengan kerjasama ini semoga akan berdampak pada perkembangan kesejahteraan dan kemajuan di daerah Gorontalo,” pungkas Prof Nelson. (*)

Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor    : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu