Manusia Selayaknya Menghormati dan Tidak Menyakiti Binatang

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Pembicara seminar “Pemeliharaan Hewan Ternak dan Hewan Kesayangan Berdasarkan Animal Welfare dalam Perspektif Publik”, Prof. Bambang Sektiari Lukiswanto (kiri) dan dr. Riska Yulinta Viandini, MMR, ahli Groomming. (foto: A Zakky Multazam)

UNAIR NEWS – Manusia dan binatang memang sudah selayaknya hidup berdampingan dan saling mendukung satu sama lain. Maka sudah sepantasnya kalau manusia sebagai makhluk Tuhan yang lebih berakal untuk bersikap menghormati dan tidak menyakiti binatang.

Tetapi dari beberapa kalangan yang bersentuhan langsung dengan binatang, masih banyak yang tidak mengindahkan kesejahteraan hewan, khususnya pada binatang ternak dan binatang kesayangan. Hingga saat ini masih sering terjadi kasus dimana hewan ternak disembelih dalam keadaan tersiksa dan tidak menggunakan tata cara yang seharusnya. Begitu pula yang terjadi pada penelantaran dan penyiksaan hewan peliharaan hingga menyebabkan kematian.

Latar belakang inilah yang mendasari diselenggarakannya Seminar dan Talkshow dengan tema “Pemeliharaan Hewan Ternak dan Hewan Kesayangan Berdasarkan Animal Welfare dalam Perspektif Publik”, yang diselenggarakan oleh Prodi Kedokteran Hewan PDD UNAIR Banyuwangi, di Rumah makan Pondok Wina Banyuwangi, Sabtu (21/5) kemarin.

Dalam acara tersebut menghadirkan pembicara-pembicara yang ahli pada bidangnya baik di tingkat nasional dan internasional. Antara lain dr. Riska Yulinta Viandini, MMR, salah satu ahli Groomming bersertifikat internasional, dan Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto, drh., DEA., Guru Besar FKH UNAIR yang juga Ketua Badan Penjamin  Mutu (BPM) UNAIR.

PRAKTIK groomming disela seminar tentang “Pemeliharaan Hewan Ternak dan Hewan Kesayangan Berdasarkan Animal Welfare dalam Perspektif Publik”, oleh PDD UNAIR Banyuwangi, Sabtu (21/5). (Foto: A Zakky Multazam)
PRAKTIK groomming disela seminar tentang “Pemeliharaan Hewan Ternak dan Hewan Kesayangan Berdasarkan Animal Welfare dalam Perspektif Publik”, oleh PDD UNAIR Banyuwangi, Sabtu (21/5). (Foto: A Zakky Multazam)

“Kami berharap dengan diadakannya kegiatan ini kedepan dapat meningkatkan pengetahuan tentang kepedulian terhadap kesejahteraan hewan, khususnya untuk peserta seminar ini dan masyarakat Banyuwangi pada umumnya,” ujar Welly, ketua pelaksana acara ini.

Seminar dan talkshow yang dilaksanakan di sebuah rumah makan di Banyuwangi ini tidak hanya menyajikan materi ilmiah, tetapi juga dilengkapi dengan praktik groomming (pemeliharaan hewan kesayangan) serta pameran hewan yang menghadirkan berbagai komunitas pecinta hewan se-Kabupaten Banyuwangi. (*)

Penulis : A Zakky Multazam
Editor : Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu