UNAIR Mantapkan Pembangunan Kampus E di Gresik Utara

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Chairman PT. Polowijo Gosari Group, A Djauhar Arifin dan Wakil Rektor IV UNAIR, Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., Saat Melakukan Pemetaan Lokasi Bakal Kampus (Foto: Nuri Hermawan )

UNAIR NEWS – Guna menindaklanjuti kerjasama pengembangan kawasan pendidikan di Gresik utara, Wakil Rektor IV Universitas Airlangga Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D, bersama tim kembali meninjau lahan bakal kampus E di Kecamatan Panceng, Gresik, Senin (23/4).

Dalam kunjungan lanjutan ini, rombongan UNAIR diterima oleh chairman PT. Polowijo Gosari Group, A. Djauhar Arifin. Dalam sambutannya, Arifin mengatakan, pendirian perguruan tinggi di kawasan Gresik utara nantinya dapat mendorong dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Daerah ini adalah daerah terbuang, kondisi masyarakat yang miskin, sulit air. Dengan adanya universitas yang berdiri di sini, nanti bisa mewujudkan mimpi kita bersama, yakni terciptanya masyarakat yang semakin sejahtera,” jelasnya.

Arifin juga menambahkan, lahan seluas 420 hektar itu akan dikembangkan dalam tiga tahapan. Pertama, lahan seluas 5 hektar sudah disiapkan untuk pembangunan. Kedua, lahan seluas 45 hektar untuk perluasan. Ketiga, lahan seluas 370 hektar untuk pengembangan kaswasan pendidikan.

Chairman  PT. Polowijo Gosari Group, A Djauhar Arifin (Dua Dari Kanan), Wakil Rektor IV UNAIR, Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D. (Tiga Dari Kanan), Bersama Tim Saat Di Lokasi Lahan Bakal Kampus (Foto: Nuri Hermawan)
Chairman PT. Polowijo Gosari Group, A Djauhar Arifin (Dua Dari Kanan), Wakil Rektor IV UNAIR, Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D. (Tiga Dari Kanan), Bersama Tim Saat Di Lokasi Lahan Bakal Kampus (Foto: Nuri Hermawan)

“Lahan 5 hektar yang sudah siap ini, silahkan diatur oleh tim UNAIR sebagai langkah awal program besar ini,” imbuh Arifin.

Menanggapi pernyataan Arifin, Warek IV UNAIR mengatakan, sudah ada pembahasan mengenai rancangan pengembangan kawasan.  Pada kunjungan kali ini, Junaidi menggandeng tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember untuk meninjau tata ruang serta kondisi lingkungan lahan bakal calon kampus E UNAIR.

“Kami sekarang melakukan pemetaan lokasi. Selanjutnya, akan ada tim dari kami yang akan melakukan pengujian lahan dan sebagainya,” jelas Junaidi.

Selain pengkajian mengenai rencanangan pengembangan fisik, doktor lulusan Universitas Hoshi juga menjelaskan, UNAIR telah mengkaji pengembangan nonfisik. Rencananya, ada sejumlah fakultas dan prodi yang akan dikembangkan di kampus E UNAIR.

“Kami sudah mengkaji pembangunan selama 25 tahun ke depan. Setidaknya, ada 5 fakultas dan 12 prodi, dengan sekian jumlah mahasiswa yang akan diterima,” tegas Junaidi. (*)

Design Pengembangan Kawasan Pendidikan Di Gresik Utara (Foto: Nuri Hermawan)
Design Pengembangan Kawasan Pendidikan Di Gresik Utara (Foto: Nuri Hermawan)

Penulis : Nuri Hermawan
Editor    : Defrina Sukma S.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu