Kembangkan Potensi Diri dengan Gelar Pemeran Wirausaha

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Prof. Dr. Dian Agustia, SE, MSi, CMA, Ak, CA selaku Dekan FEB berfoto dengan salah satu peserta pameran wirausaha CREASIK (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Bermula dari tugas kuliah pada mata kuliah Kewirausahaan, Muhammad Ali Ridho mahasiswa prodi Ekonomi Islam Universitas Airlangga angkatan 2013, bersama tim berhasil mengadakan pameran  Creative Stick (CREASTIK). Pameran tersebut ia gelar bersama dengan anak-anak yatim piatu Al-Amal Surabaya, bertempat di Aula Fadjar Notonegoro Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR, Minggu (15/5).

Pada mata kuliah yang diampu Luthfi Nur Rosyidi, S.E., M.M ini, mahasiswa diajak berlomba-lomba untuk menjalankan program wirausaha mereka. Wirausaha ini juga merupakan salah satu usaha mempersiapkan diri dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Awalnya, program wirausaha ini hanya sebatas tugas kuliah. Dengan dana yang terbatas, kami berlima dalam satu tim bersama teman lain bertekat untuk mensukseskan kegiatan wirausaha ini. Akhirnya kami mengangkat tema “Creative Stick. Kami juga bekerjasama dengan instansi lain untuk mendapat dana tambahan,” ujar Ridho, ketua panitia pada acara pameran CREASIK.

Acara pameran CREASIK juga dihadiri Prof. Dr. Dian Agustia, SE, MSi, CMA, Ak, CA selaku Dekan FEB, Rahmat Sudaryono selaku perwakilan Pemerintah Kota Surabaya, dan 90 anak yatim piatu Al-Amal, Surabaya. Pada pameran ini juga terdapat talkshow dengan “Kuliah Nyambi Kerja” yang mengundang Andi Fakhrum Abadi selaku CEO Rudofa Tech, dan Diza Hanifa pemeran Serial Preman Pensiun sebagai pembicara. Para pembicara berbagi pengalaman seputar dunia wirausaha, serta memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan.

Pameran ini diikuti oleh 39 tim, yang masing-masing terdiri dari 5 orang. Mereka diminta untuk membuat sebuah usaha, dengan tujuan melatih softskill. Terutama, softskill dalam mengambil sebuah kebijakan yang nantinya menguntungkan banyak pihak, baik bidang entrepreneur maupun sociopreneur. Tim Ali,  menggandeng panti asuhan Al-Amal Surabaya dengan membagikan 1000 stik es krim dan perlengkapan lomba lainnya kepada anak-anak panti. Stik es krim dikreasikan menjadi replika rumah agar dapat melatih kreativitas  dan kerjasama antar tim.

Ada salah satu karya yang dibuat oleh Wulan Dari bersama tim yang mampu menarik perhatian Dekan FEB dengan karya “Panggung” mereka. Wulan Dari bersama tim berhasil meraih juara satu pada pameran tersebut.

“Saya bangga dan mengapresiasi sekali, terutama kepada dosen yang mengajar pada mata kuliah kewirausahaan. Apabila saya dosennya, saya akan memberikan nilai A plus. Program seperti ini harus terus dijalankan, apalagi berbau syariah,” jelas Prof Dian. (*)

Penulis : Disih Sugianti
Editor    : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu