UNAIR Gelar Dialog Kampus Merevolusi Mental Para Pemuda

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Dialog Kampus bertema ‘Penguatan Peran Pemuda dalam Pembangunan Desa Berkelanjutan’. Acara yang diselenggarakan di Aula Garuda Mukti, Senin (23/5), dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai kampus. (Foto: Yitno)

UNAIR NEWS – Dewasa ini bonus demografi menjadi perbincangan hangat. Pada tahun 2020–2030 nanti, Indonesia mencapai bonus demografi. Penduduk usia produktif dalam rentang usia 15 – 60 tahun mendominasi piramida kependudukan. Peran pemuda perlu diperkuat agar prediksi bonus itu tak menjadi bencana.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerjasama dengan Universitas Airlangga menyelenggarakan Dialog Kampus bertema “Penguatan Peran Pemuda dalam Pembangunan Desa Berkelanjutan”, yang diselenggarakan di Aula Garuda Mukti, Senin (23/5). Hadir ratusan mahasiswa dari berbagai kampus dalam acara itu.

Dalam acara ini menghadirkan lima pembicara, yaitu Ketua BKKBN dr. Surya Candra Surapaty, perwakilan United Nations for Population Fund (UNFPA) Anggraini Sari Astuti, Ketua Koalisi Muda Kependudukan Kartini Laras Makmur, Ketua Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Dr. Sonny Harry B Harmadi, serta Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia Prof. Dr. Jusuf Irianto, M.Comm.

Dalam dialog yang dimoderatori oleh Drs. Suko Widodo, Msi itu, dr. Surya Candra mengatakan, bonus demografi terjadi hanya sekali dalam setiap sejarah bangsa. Agar bonus demografi itu bisa dimanfaatkan optimal, maka kualitas penduduk, khususnya pada usia produktif bisa meningkat apalagi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah berada di depan mata. Menurutnya, mental pemuda harus direvolusi. Ketiga hal yang perlu ditingkatkan adalah integritas, etos kerja, dan gotong royong.

Ketua BKKBN itu juga mengingatkan pentingnya komunikasi interpersonal dalam lingkungan keluarga. Menurut Surya, kasus pembunuhan antaranggota keluarga yang marak di media massa belakangan ini, terjadi karena kurangnya komunikasi. “Anak bunuh ayah, atau sebaliknya, itu menurut saya adalah bencana kependudukan. Mereka harus kembali meningkatkan komunikasi,” tutur Surya.

Sementara menurut Dr. Sonny, peran pendidikan tak kalah pentingnya dalam meningkatkan kualitas pemuda. Sayangnya, kondisi ini tak dibarengi dengan penguatan infrastruktur lembaga pendidikan, seperti penambahan jumlah perguruan tinggi.

“Awal kita merdeka tahun 1945, penduduk Indonesia berjumlah sekitar 50 juta. Sekarang, menurut data terbaru jumlah penduduk Indonesia sekitar 256 juta orang. Namun, perguruan tinggi negeri kita tidak banyak bertambah. Kita hanya punya dua institut teknologi negeri. Jumlah balita (bayi dibawah lima tahun) kita banyak, maka PAUD (pendidikan anak usia dini) juga banyak. Tapi universitasnya tidak,” tutur Ketua Lembaga Demografi FE-UI itu.

Peran Pemuda

Pemuda memang memiliki energi yang berlebih, sehingga perlu ada medium positif demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kartini menjelaskan, pemuda yang memiliki akses informasi hendaknya banyak mencari tahu soal Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Pasalnya, ia menilai, anak-anak muda kurang berperan dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium (Millenium Development Goals).

Bidang kesehatan dan pendidikan adalah dua hal yang perlu dikuatkan dalam pembangunan desa. Kartini, mengatakan, anak-anak muda bisa bergabung dengan komunitas atau organisasi yang mendalami kedua bidang itu.

”Ada organisasi namanya Gerakan Indonesia Mengajar yang fokus dengan bidang pendidikan. Ada organisasi yang bergerak di bidang kesehatan seperti Pencerah Nusantara. Itu organisasi-organisasi bagus yang bisa bikin kita menjadi bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Kartini.

Anggraini selaku perwakilan UNFPA mengatakan, bahwa pemuda perlu berkomitmen dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. “Pemuda dapat berinovasi dan terus kreatif. Selain itu, pemuda juga perlu showcase kepada stakeholder,” tutur Anggraini. (*)

Penulis: Defrina Sukma S.
Editor: Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu