Profesor Jepang Bersedia Menjadi Penguji Tesis dan Desertasi MSHP UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ketua MSHP UNAIR, Dr. Suparto Wijoyo (kiri) saat memberikan kenangan kepada Prof.Yuzuru Shimada. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Tesis dan Desertasi akan diuji oleh Prof. Shimada. Hal tersebut yang dilontarkan oleh Dr. Suparto Wijoyo dalam penutupan diskusi perspektif HAM di Gedung Pascasarjana UNAIR. Menurut Ketua Magister Sains Hukum dan Pembangunan (MSHP) UNAIR tersebut, program yang ditawarkan oleh MSHP dianggap sesuai dengan apa yang dikuasai oleh Prof.Yuzuru Shimada.

“Prof Shimada nanti akan menjadi penguji tesis dan desertasi di Unair,” ujar Dr. Suparto sembari disambut riuh tepuk tangan dari para hadirin.

Ketika ditanya mengenai alasan Prof.Shimada mau menjadi penguji tesis dan desertasi di UNAIR, ia menjawab bahwasanya ia senang untuk dapat memberikan dan mewarnai keilmuan yang ada di UNAIR. Selain kecocokan program yang ditawarkan, pola pikir mahasiswa dan dosen menjadi alasan tersendiri. Disisi lain, ia ingin mendapatkan ilmu yang lebih banyak lagi ketika bertemu dengan mahasiswa, sehingga menambah ilmu baginya.

“Saya senang sekali dapat mengajar disini (UNAIR- red), tentunya memberikan warna lain dalam pembelajaran, tentu saja saya akan menggunakan cara belajar dari sudut pandang orang lain,” ungkap Prof. Shimada.

Menurut Profesor asal Nagoya University tersebut, ia akan membantu dalam proses pembelajaran, akan tetapi ia akan tetap menggunakan kapasitas dan pandangan sebagai dosen tamu UNAIR .

Dr. Suparto melanjutkan, bahwa kedepan MSHP akan banyak merangkul Profesor dari kampus lain yang tentunya memberikan wawasan tambahan bagi mahasiswa. Setelah bulan lalu Prof.Adriaan dari Leiden University. Bulan depan rencananya, akan mendatangkan dosen tamu dari Australia. (*)

Penulis: Ahalla Tsauro
Editor : Dilan Salsabila

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu