Tim MKWU Pilih Kediri sebagai Tempat Study Excursie

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Wakil Rektor I UNAIR, Prof. Djoko Santoso, dr., Sp.PD-KGH., Ph.D., FINASIM., Saat Mengalungkan Tanda Peserta Secara Simbolis Kepada Peserta Studi Excursie 2016 (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Sebagai upaya pengembangan karakter kebangsaan bagi para mahasiswa, tim Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) UNAIR mengadakan Study Excursie atau yang lebih dikenal dengan sebutan SE. Kali ini, SE yang diselenggarakan rutin tiap tahun ini mengangkat tema “Kejayaan Sejarah Bangsa dalam Membangun Kehidupan Kebhinekaan dan Wawasan Kebangsaan”. Kabupaten dan Kota Kediri dipilih sebagai tempat dilangsungkan Study Excursie tahun ini, hal ini dikarenakan kediri memiliki potensi yang kuat dibidang sejarah, budaya, pariwisata, serta kerukunan umat beragama.

“Kediri merupakan salah satu kota tua yang meninggalkan jejak historis pahlawan masa kerajaan. Ada jejak-jejak pahlawan yang bisa kita pelajari di sana,” ujar Listiyono Santoso, S.S., M.Hum., saat memberikan sambutan dalam pengarahan dan technical meeting SE 2016, Rabu (11/5).

Menurut dosen pengampu MKWU tersebut, SE diadakan dalam rangka internalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan. Internalisasi nilai karakter kebangsaan tersebut bukan hanya berlangsung di ruang kelas, namun melalui pengalaman langsung di lapangan. SE diupayakan dalam rangka membangun harmonisasi sosial.

Prof. Djoko Santoso, dr., Sp.PD-KGH., Ph.D., FINASIM.,  selaku Wakil Rektor I UNAIR dalam pengarahannya mengatakan bahwa SE ini merupakan the real experience, karena mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan kehidupan lokal masyarakat Kediri.

“Ini adalah studi kehidupan. Tidak berhenti sampai di sini, pondasi berbangsa harus kuat karakter kebangsaannya,” ujar Prof. Djoko.

Di lokasi SE nanti, mahasiswa akan melakukan observasi di berbagai tempat, seperti Museum Gunung Kelud, Komplek Petilasan Joyoboyo, Sendang Kamandanu, dan Candi Tegowangi. Peserta juga akan diajak ke Simpang Lima Gumul, dan Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang.

Ada 262 mahasiswa dari beragam fakultas di UNAIR yang akan mengikuti SE kali ini. 25 mahasiswa diantaranya merupakan mahasiswa program AMERTA UNAIR, yang sebagian besar berasal dari Negara Malaysia. (*)

Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor    : Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu