Teater Gapus Siap Songsong Ajang Lomba Seni Peksiminas 2016

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Anggota teater Gapus saat sedang melakukan latihan (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Salah satu komunitas teater kebanggaan UNAIR, Teater Gapus, terus melakukan pemantapan menjelang Peksiminas 2016. Seperti yang terlihat pada Rabu malam (20/4). Para anggota tampak antusias melakukan peran dan tugas masing-masing.

Dalam Peksiminas 2016 di Kendari, Sulawesi Tenggara, ada 15 tangkai seni yang diperlombakan. Antara lain, seni tari, baca puisi, monolog, seni lukis, desain poster, fotografi, penulisan cerpen, penulisan lakon, penulisan puisi, komik strip, vocal grup, nyanyi pop, nyanyi dangdut, dan lain-lain.

Rencananya, Teater Gapus akan ikut di sejumlah tangkai lomba. Misalnya, dalam lomba monolog. Ada 2 tim yang diterjunkan guna mengikuti seleksi di internal Universitas. Tiap tim memiliki keunikan dan tata keutuhan panggung yang berbeda. Masing-masing aktor juga memiliki kemampuan yang tak sama. Maka itu, juri dituntut jeli ketika memberikan penilaian. Dua naskah yang dipakai oleh Teater Gapus kali ini disutradarai oleh Kholid Aji Purnomo dan Edy Purwanto.

Ajang Pembelajaran

Selain tangkai monolog, Teater Gapus juga ikut berpartisipasi di lomba lain. Antara lain, baca puisi, penulisan lakon, penulisan puisi, nyanyi dangdut dan nyanyi pop. Diharapkan, delegasi UNAIR ini sukses membawa piala dari Kendari.

Selain untuk tujuan tersebut, momen ini juga bisa menjadi ajang pembelajaran. Khususnya, dari segi sastra. Karena, teater ini tidak hanya berkutat pada seni lakon. Penulisan dan pembacaan karya sastra seperti puisi, juga masuk ke agenda komunitas yang punya jadwal latihan saban Selasa dan Kamis ini.

Terdapat satu pentas utuh bertajuk Pentas LAB yang akan diadakan dalam waktu dekat. Ini merupakan “pemanasan” untuk PEKSIMINAS. Pentas ini dilaksanakan untuk anggota baru. Proses panjang yang dilakukan oleh Teater Gapus untuk melaksanakan pentas ini akan berujung pada bulan Juni awal puasa Ramadhan.

Mengapa pilihan pentas ini jatuh di bulan Ramadhan? Dari pihak Teater Gapus sendiri menginginkan acara pentas berlangsung dengan buka puasa bersama. Jadi, akan lebih berkesan untuk para penikmat seni yang datang.

Sebenarnya. Ada masih banyak kegiatan Teater Gapus dalam tahun ini. Seperti Festamasio, Fesspa, dan pentas-pentas dadakan lainnya. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan dalam tahun 2016 ini dapat berjalan sesuai rencana. (*)

Penulis: April dan Anzila, Teater Gapus
Editor: Rio F. Rachman

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu