Salah satu siswi kelas X SMA Islam Sabilillah menyampaikan presentasi karya ilmiah di hadapan para pelajar, dan pemateri dari UNAIR (Foto: UNAIR NEWS)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Beragam tujuan, beragam keinginan, itulah yang sering muncul dari berbagai kunjungan yang dilakukan oleh pelajar ke kampus-kampus favorit. Mulai dari ingin mengetahui informasi seputar jalur masuk PTN, informasi perihal kehidupan kampus, dan tidak sedikit kunjungan diadakan untuk  menumbuhkan motivasi untuk menjadi mahasiswa baru di kampus tersebut. Tak terkecuali para pelajar kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Sabilillah, Malang. Kunjunganya ke UNAIR kali ini diterima oleh Pusat Informasi dan Humas (PIH) di Aula Student Center UNAIR, Senin (2/5).

Sebanyak 90 siswa dan perwakilan guru pendamping SMA Islam Sabilillah, Malang, bertandang ke UNAIR untuk mendapatkan informasi umum dan menarik mengenai profil kampus dan penerimaan mahasiswa baru. Seperti pelaksanaan kunjungan biasanya, mereka diajak untuk mengenal berbagai fasilitas, kegiatan, dan prestasi yang diraih oleh sivitas akademika UNAIR. Peserta kunjungan mendapatkan materi tentang keunairan dari Dr. drh. Bimo Aksono, MS., selaku Sekretaris PIH UNAIR, serta Drs. Adri Supardi, MS, selaku staf PPMB UNAIR.

Namun, ada yang berbeda pada kunjungan kali ini. Salah satu siswi kelas X SMA Islam Sabilillah menyampaikan presentasi karya ilmiah di hadapan para pelajar, dan pemateri dari UNAIR. Ia mempresentasikan karya ilmiah dalam bahasa Inggris mengenai khasiat daun salak dalam mengatasi persoalan penyakit gigi dan mulut.

Ingin jadi mahasiswa UNAIR

Salah satu peserta kunjungan, Wahyu, menuturkan bahwa dirinya memiliki keinginan untuk menjadi mahasiswa UNAIR. “Pemaparan yang menarik tentang UNAIR. Jadi saya tambah pengin masuk UNAIR,” tutur Wahyu. “Ingin masuk jurusan bahasa. Terserah bahasa apa,” terangnya seraya tersenyum.

Siswa lainnya, Dewi, juga menuturkan bahwa dirinya kelak ingin menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran UNAIR. “Saya kelak ingin membantu masyarakat dengan menjadi dokter. Cita-cita ini juga sesuai dengan keinginan orang tua dan diri sendiri,” tutur Dewi.

Semoga berhasil! (*)

Penulis :  Defrina Sukma S
Editor    :  Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone