Sivitas UNAIR Banyuwangi Mandi Bareng Bupati Bersihkan Sungai

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama isteri turun ke sungai naik perahu karet, mengawali Festival Kali Bersih. (Foto: Atikoh)

UNAIR NEWS Sivitas akademika PDD Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi bersama masyarakat setempat “mandi bareng” di sungai sambil bersih-bersih. Istimewanya, “mandi bareng” ini ditemani Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Annas, Jumat (15/4) pekan lalu.

Itulah gawe Pemkab Banyuwangi yang kembali meyelenggarakan “Festival Kali Bersih”. Festival ini melengkapi gerakan kebersihan lingkungan yang telah lebih dahulu dilaksanakan, yaitu “Festival Jedhing Rijig (Toilet Bersih) pada 18 Maret lalu.

Civitas akademika PDD UNAIR Banyuwangi ambil bagian dalam festival yang kali ini untuk yang kedua kalinya. Selain Bersih-bersih sungai, beberapa mahasiswa UNAIR juga terlibat dalam aksi menebar 10.000 bibit ikan di Kali Lo. Tujuannya untuk menjaga kelestarian ikan di sungai tersebut.

“Sungai bukan lagi halaman belakang. Ini (sungai) harus menjadi halaman depan. Harus kita jaga dan kita pelihara agar tidak dikotori, apalagi dirusak. Maka dari itu, dengan festifal Kali Bersih ini ke depan harus kita jaga,” kata Bupati Abdullah Azwar Anas.

DIANTARA mahasiswa UNAIR Banyuwangi siap menebar benih ikan di Kali Lo, Banyuwangi. (Foto: A. Zakky Multazam)
DIANTARA mahasiswa UNAIR Banyuwangi siap menebar benih ikan di Kali Lo, Banyuwangi. (Foto: A. Zakky Multazam)

Festival Kali Bersih dihelat di sepanjang sungai Lo, sekitar satu setengah kilometer. Mulai dari daerah kampung “pecinan” di Singonegaran hingga Lateng. Beberapa kelurahan seperti Kepatihan, kampung Melayu, dan Giri, berada di pos kedua. Masyarakat bersama-sama turun ke sungai dan memunguti sampah.

”Di luar negeri semua negara pamer sungai. Mulai dari Perancis, Belanda dan di semua negara dipamerkan sungainya. Karena kalau sungainya bersih, pasti orang dan lingkungannya juga bersih. Jadi Banyuwangi yang beberapa kali mendapat penghargaan Adipura dan pariwisata, kita ingin tidak hanya muka kita yang bersih. Untuk itu ke depan, sungai harus kita jadikan halaman depan,” pungkas Bupati Anas membakar semangat.

Selain itu, Bupati juga menyempatkan untuk ikut menebar 10.000 bibit ikan bersama mahasiswa PDD UNAIR Banyuwangi dan masyarakat yang hadir.

“Acara seperti inilah yang akan menjadi detonator dari meledaknya semangat anak muda untuk menjadi penggerak positif demi memajukan Indonesia melalui daerahnya masing-masing, yaitu sektor Lingkungan,” ujar Ahmad Zakky Multazam, Ketua Keluarga Mahasiswa PDD Unair di Banyuwangi. (*)

Penulis : Ahmad Zakky M.
Editor : Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu