Green Running WANALA, Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Peduli Lingkungan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
WANALA UNAIR Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Peduli Lingkungan (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Berolahraga sambil menyadari bahwa isu lingkungan itu patut untuk diperhatikan. Itulah yang menjadi alasan bagi para anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Airlangga (UKM WANALA UNAIR) dalam menyelenggarakan acara ‘Green Running: Surabaya Bebas Sampah 2020’.

Kegiatan lari yang dilepas Sabtu (16/4) petang (pukul 16.00) sore ini tadi diikuti oleh 157 peserta lari yang terdiri dari berbagai komunitas pelari penghobi olahraga lari di Kota Surabaya. Rute yang ditempuh oleh pelari, sebagaimana yang ditetapkan panitia, berjarak lima kilometer dengan rute tempuh Kampus C UNAIR menuju ke pertigaan arah Kenjeran dan kembali ke Kampus C UNAIR.

Alasan peserta yang mengikuti acara green running itu cukup beragam. Namun, sebagian besar diantaranya pasti memiliki hobi lari. Andika, peserta green running dari salah satu komunitras pelari di Surabaya, mengatakan bahwa dia sudah terbiasa mengikuti kegiatan lari sehingga ia pun ikut menjajal kegiatan green running yang diadakan oleh WANALA UNAIR.

“(Saya) sudah biasa ikutan lari 12 kilometer dan 13 kilometer. Terakhir, saya mengikuti kegiatan lari di Solo. (Saya) ikut acara lari ini karena memang hobi,” tutur Andika, pelari cilik kelas V Sekolah Dasar di Surabaya ini.

Senada dengan hobi lari yang digeluti oleh Andika, Jessica salah satu peserta green running ini cukup sering mengikuti kegiatan lari. “Jadi, ya, tidak ada salahnya untuk mengikuti acara green running yang diadakan oleh WANALA UNAIR ini,” tutur Jessica yang juga alumni Fakultas Psikologi UNAIR ini.

Persoalan lingkungan yang dijadikan tema oleh panitia WANALA UNAIR ini bukan tanpa alasan. Panitia green running WANALA UNAIR menyediakan satu botol tumbler (sejenis botol yang bisa dipakai berkali-kali) yang wajib dibawa oleh setiap peserta lari. Bukankah lari sambil membawa botol tumbler menyusahkan?

“Acara green running ini bukan sebuah kompetisi lari yang cepat yang menang, tetapi kami mengajak peserta lari untuk membiasakan diri mengurangi sampah botol plastik. Memang agak susah, ya, tetapi kami berharap bahwa mereka tidak terburu-buru karena ini memang bukan kompetisi,” tutur Weni Pamulatsih, salah satu panitia green running WANALA UNAIR.

Weni menambahkan bahwa panitia green running menyediakan galon air isi ulang di dua titik yakni di Kampus C dan di tengah-tengah rute.

Selain acara lari, ada juga bazar dan pentas musik yang disediakan oleh panitia WANALA UNAIR. stan bazar dipenuhi oleh komunitas yang bergerak di bidang lingkungan hidup, dan stan sponsor minuman susu.

Kegiatan lari sore merupakan rangkaian peringatan ulang tahun ke-42 WANALA UNAIR yang bertajuk ‘WANAFEST” (Wanala Nature Festival). Selain kegiatan lari, anggota WANALA UNAIR juga sudah sukses mengadakan seminar ekoturisme, pengabdian masyarakat di Desa Ranupani, Jawa Timur, dan perlombaan panjat tebing. (*)

Penulis : Defrina Sukma S.
Editor : Bambang BES

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu