Suasana teleconference yang dilakukan oleh FKG UNAIR (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Fakultas Kedokteran Gigi sudah sukses melaksanakan sistem teleconference untuk sejumlah praktek akademik. Misalnya, untuk kegiatan perkuliahan, koordinasi pimpinan dengan universitas di luar negeri, dan wawancara kandidat S3. Saat ini, FKG makin mengukuhkan diri sebagai fakultas yang kaya inovasi.

Ketua Unit Sistem Informasi (USI) FKG UNAIR Aqsa Sjuhada drg MKes, telah mendapat pelatihan khusus teleconference di TEMDEC (Telemedicine Development Center of Asia) Kyushu University-Jepang. Pelatihan khusus selama sebulan ini dimaksudkan untuk membekali kecakapan dan keterampilan personil USI FKG ke tingkat yang lebih tinggi. Aqsa menjelaskan, dengan dukungan seluruh staf USI dan pimpinan fakultas serta partisipasi aktif segenap civitas akademika, FKG siap menjadi institusi kedokteran gigi pertama di Indonesia yang menerapkan teledentistry.

Kegiatan teleconference FKG yang diikuti beberapa universitas luar negeri (Foto: Istimewa)
Kegiatan teleconference FKG yang diikuti beberapa universitas luar negeri (Foto: Istimewa)

Kegiatan teleconference FKG selama ini telah terkoneksi dengan beberapa institusi. Antara lain, Hiroshima University, Tohoku University, Kyushu University, Universitas Indonesia, Kagoshima University, RS Harapan Kita, dan masih akan bertambah lagi. Lebih lanjut, Aqsa menjelaskan, dalam waktu dekat akan dilaksanakan seminar internasional dengan berbagai Universitas di dunia berbasis teleconference. “Seminar dengan basis teleconference ini baru pertama kali dilaksanakan oleh FKG di Indonesia. Jarak antara narasumber bukan masalah. Yang berarti, dapat  menghemat waktu, dan biaya. Transfer of knowledge dari dalam dan luar negeri bisa berlangsung lebih cepat dan mudah”, kata Aqsa. (*)

Penulis: Humas FKG
Editor: Rio F. Rachman

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone