UKM Karate Boyong Juara di Piala Danpasmar-1

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Foto dokumentasi pribadi

UNAIR NEWS  – Sedikit berbeda dari pertandingan biasanya, persaingan yang sangat ketat harus dihadapi oleh para peserta Kejuaraan Nasional (KEJURNAS) Karate Danpasmar–1 yang digelar  pada 8 hingga 10 April 2016. Pasalnya keikutsertaan tim dari TNI Angkatan Udara (AU), Angkatan Laut (AL), Angkatan Darat (AD), dan tim POLRI menjadikan pertandingan ini semakin kompetitis. Sebanyak 1500 peserta dari 60 tim ini terdiri dari kelas usia dini, pemula, pra-pemula, kadet, junior, under dan senior dari setiap daerah yang tersebar di Indonesia.

Pertandingan yang digelar di gelora Pacasila Surabaya ini terbagi dalam beberapa kategori yang dilombakan. Mulai dari Kata Perorangan, Kata Beregu dan Kumite Perorangan.  Kali ini, tim UKM Karate UNAIR mengirimkan sebanyak 6 atlet yang turun di empat kelas yaitu 3 orang  pada kategori Kata Beregu Putra, Kumite Perorangan -55 Kg putra, Kumite Perorangan 84Kg putra, dan Kumite Perorangan -50Kg putri.

Dari empat kelas tim karate UNAIR yang dikirim kali ini, dua prestasi membanggakan datang dari Hendra Kurniawan Aggazi (FKM) ia mendapat juara 3 pada Kumite Perorangan -55 Kg putra dan  Riris Prihatin(FST) juara 2 Kumite Perorangan -50 Kg putri.

“Karena sedikitnya kontingen dari UNAIR, sehingga hanya mendapat juara yang sedikit dibanding tim-tim dari kontingen lain. Tapi, dengan semangat juang dan komitmen kami jargon kami #kontribusikonsistensiprestasi maka diperolehnya juara 2 Kumite Perorangan putri dan juara 3 Kumite Perorangan 3 putra” kata Riris kontingen yang mendapat juara dua Kumite Perorangan putri.

Meskipun UKM Karate masih menginjak umur dua tahun, prestasi ini merupakan ketercapaian yang kesekian kalinya.

“Hal ini bisa kami raih berkat komitmen para anggota untuk selalu membanggakan nama almamater yang tertancap di dada mereka,” imbuhnya.

Peluang besar yang selalu diperoleh para kontingen UNAIR sayangnya tidak selalu berbuah manis, di kelas senior tim karate UNAIR harus rela pulang dengan tangan kosong. Hal ini didasari dengan persiapan yang sangat mepet sekaligus terlambatnya informasi yang diterima.

“Kegagalan dan keberhasilan dari kejuaraan yang sudah berlangsung akan kami jadikan sebagai ajang pemanasan untuk kejuaraan yang akan datang,” pungkasnya.

Penulis : Disih Sugianti
Editor    : Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu