Formara Gelar Bakti Sosial di Tanah Asal

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Kegiatan bakti sosial yang diadakan oleh Formara (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Sebagai bentuk kepedulian mahasiswa pada tanah kelahirannya, Forum Mahasiswa Madura Universitas Airlangga (Formara) mengadakan beragam kegiatan yang didedikasikan bagi perkembangan masyarakat Madura. Kegiatan dikemas sedemikian rupa, terdiri dari Formara “Goes to School”, try out SBMPTN untuk siswa SMA/SMK/sederajat, bakti sosial, pengabdian desa, talkshow, hingga expo perguruan tinggi.

Bakti sosial diadakan di Dusun Kangenan, Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Bentuk kegiatan bakti sosial ini terdiri dari pelatihan kewirausahaan, cek kesehatan, nonton film bersama, cek kesehatan anak, dan pembagian sembako. Kali ini, Formara menghadirkan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur untuk membimbing warga sekitar dalam memberikan materi serta pelatihan seputar kewirausahaan.

Pelatihan kewirausaan diadakan agar masyarakat lebih paham bagaimana menopang hasil pertanian maupun perikanan mereka agar menghasilkan laba yang memuaskan. Disamping untuk memastikan hasil alam mereka sendiri agar dapat dijual secara maksimal, pada pelatihan kewirausahaan ini diberikan pengetahuan mengenai bagaimana mengawali sebuah usaha. Pelatihan ini bermanfaat bagi masyarakat yang sedang berencana untuk mengawali karir sebagai wirausahawan.

Pada bakti sosial kali ini, cek kesehatan gratis juga diberikan pada masyarakat desa yang masih minim fasilitas kesehatan. Beberapa cek kesehatan dilakukan, seperti pemeriksaan tensi darah, pengecekan gula darah, kolestrol, dan asam urat. Pengecekan kesehatan sederhana ini dilakukan mengingat warga desa berusia lanjut termasuk banyak yang mengalami masalah kesehatan tersebut. Selain cek kesehatan, diadakan pula pemeriksaan mata bagi anak-anak dan dewasa.

Salah satu kegiatan FORMARA, senam bersama warga desa (Foto: Istimewa)
Salah satu kegiatan FORMARA, senam bersama warga desa (Foto: Istimewa)

“Daripada saya harus pergi ke dokter untuk melakukan cek kesehatan, biayanya cukup tinggi. Apalagi kalau ke dokter pergi ke kota dulu,” kata salah seorang warga yang memanfaatkan fasilitas cek kesehatan gratis yang diadakan Formara.

Tak berhenti pada pemeriksaan kesehatan secara gratis, tim Formara juga mengadakan pembagian obat-obatan secara gratis. Pada pembagian obat ini, Formara bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Bangkalan sebagai pemasok subsidi obat.

Kegiatan abdi desa selanjutnya dilakukan dengan mengadakan nonton bareng alias nobar bersama siswa SD dan SMP. “Negeri Lima Menara” menjadi pilihan tontonan rame-rame. Film ini dipilih karena syarat akan nilai-nilai moral, dan setting pada film memiliki budaya yang sesuai dengan masyarakat Madura. “Negeri Lima Menara” dapat diandalkan sebagai film yang menginspirasi para remaja dalam menuntut ilmu.

Kegiatan abdi desa selanjutnya yaitu gosok gigi dan cuci tangan bersama yang diperuntukkan khusus bagi anak-anak. Kegiatan ini bertujuan membangun kemandirian dan ketelatenan anak sejak dini, serta membiasakan mereka untuk menjaga kesehatan dengan rajin melakukan cuci tangan dan gosok gigi. Bagi sembako juga dilakukan kepada masyarakat desa. Pengabdian desa ditutup dengan acara senam dan jalan sehat bersama seluruh warga desa.

Talkshow “Formara Menginspirasi” diadakan di Pamekasan dengan pembicara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pamekasan, serta  Akhmad Jayadi selaku dosen Ilmu Ekonomi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR. Talkshow bertempat di Pendopo Pamekasan pada Minggu (7/2), dan dibuka langsung oleh Sekertaris Daerah Pamekasan, serta diikuti oleh masyarakat Pamekasan tanpa dibebankan biaya.

Selanjutnya, diadakan pula Expo kampus yang diikuti oleh belasan perguruan tinggi baik swasta maupun negeri. Expo kampus ini bertujuan memberikan wawasan serta berbagi informasi mengenai kuliah di perguruan tinggi.

Tim panitia dari FORMARA berfoto bersama (Foto: Istimewa)
Tim panitia dari FORMARA berfoto bersama (Foto: Istimewa)Mahasiswa

Sebagai bentuk rangkaian acara terakhir yang menjadi acara puncak Formara 2016, bertempat di Aula Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Sampang, digelar berbagai macam hiburan yang unik dan menarik. Diantaranya penampilan tari tradisional, band modern, dan teater “Badai”. Pada acara ini ditampilkan pula juara dari lomba akustik dan hadrah.

Acara puncak Formara 2016 menghadirkan penyanyi ibukota Irwan, jebolan D’Academy 2 Indosiar yang sekaligus putra Madura.

“Kami sangat bersyukur atas keberhasilan Dies Natalis Formara 2016 ini. Semoga bisa memberi manfaat terhadap masyarakat Madura secara luas, meskipun belum seluruhnya. Kami akan terus memberikan dedikasi bagi Madura,” ujar Fahmi, Ketua Umum Formara 2016. (*)

Penulis : Humas Formara

Editor    : Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu