Ratusan Atlet Panjat Tebing Ramaikan Wanala Climbing Competition

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Seorang peserta lomba panjat tebing ”Wanala Climbing Competition” (WCC) dari KU-12 sedang beraksi di arena loma di Wall Climbing Wanala UNAIR, kampus C Jl. Mulyorejo Surabaya (Foto: Alifian Sukma)

UNAIR NEWS – Sekali mengadakan event langsung setingkat nasional. Itulah Wanala, UKM Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Airlangga. Dalam rangkaian kegiatan Wanala Nature Festival (Wanafest) memperingati HUT ke-42 UKM Wanala, Jumat (8/4) pagi dimulai lomba panjat tebing bertajuk ”Wanala Climbing Competition” (WCC) 2016. Acara ini dibuka oleh Koordinator Minat, Bakat dan Prestasi Direktorat Kemahasiswaan UNAIR, Deni Yasmara S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.MB.

WCC yang akan berlangsung hingga Minggu 10 April 2016 itu dikompetisikan di Wall Climbing Wanala UNAIR di kampus C Jl. Mulyorejo Surabaya. Diikuti 188 atlet panjat tebing dari berbagai provinsi, mulai atlet pemula, pelajar, mahasiswa hingga dewasa (umum). Mereka akan berlomba di kategori under usia 12 tahun (KU-12), KU-16, KU-19, dan umum. Semuanya untuk kategori putera dan puteri. Sedangkan kategori antar-Mapala hanya diperlombakan di nomor putera.

“Total hadiah yang kami sediakan sementara ini masih Rp 20 juta, mudah-mudahan kedepannya nanti bisa lebih besar lagi,” kata Bernat Yogi Abrian, Ketua Umum Wanala UNAIR kepada UNAIR NEWS, menjelang lomba WCC dimulai.

Dijelaskan, lomba WCC ini rangkaian dari WANAFEST. Pada minggu lalu Wanala juga membaktikan diri di bidang penghijauan dengan menanam 1.000 pohon di Ranupane, kawasan di lereng Semeru. Selain itu juga membuatkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang juga diperuntukkan bagi masyarakat di sekitar Ranupane. Sedang pekan depan, tepatnya pada tanggal 10 April akan dilaksanakan seminar tentang “Ekoturisme”. Tema yang dikedepankan tentang “Conservation through Responsible Tourism”.

Diantara para peserta bersemangat berfoto bersama panitia seusai pembukaan lomba WCC di UNAIR. (Foto: Bambang Bes)
Diantara para peserta bersemangat berfoto bersama panitia seusai pembukaan lomba WCC di UNAIR. (Foto: Bambang Bes)

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Surabaya, Moch Efendi, dalam sambutannya menyatakan rasa bangga dengan event WCC UNAIR ini. Pasalnya, selain menambah kesempatan para atlet untuk bertanding, juga menunjukkan bahwa olahraga panjat tebing ini sudah merakyat, sudah populer dan digemari masyarakat.

“Sebanyak 188 atlet sebagai bukti sukses panitia event ini bekerja secara bagus,” kata Moch Efendi. Padahal ketika konsultasi kepadanya dua bulan lalu, panitia ragu apakah bisa sukses atau tidak. Apalagi ini merupakan kegiatan lomba panjat tebing pertama sejak Wanala UNAIR berdiri 42 tahun lalu, dan langsung setingkat nasional dimana beberapa klub dari Aceh, Kalimantan, dan Bangka Belitung juga hadir selain dari beberapa daerah di Jatim.

Sebagai penggiat FPTI Kota Surabaya, Efendi berharap lomba WCC ini akan terus berlanjut hingga kapan pun, hingga pesertanya semakin meluas dan hadiahnya juga semakin meningkat. Terpenting dari itu adalah menambah kesempatan untuk menambah “jam terbang” atlet, khususnya atlet pemula.

Seperti diketahui, lomba WCC ini baru dimulai pendaftarannya sejak tanggal 24 Februari lalu hingga 7 April 2016. Namun panitia bekerja keras mempromosikan kegiatan ini, hingga akhirnya dicapai hampir 200 peserta ambil bagian. Mereka itu antara lain berasal dari Life Sport Climbing (LSC SDN Mulyorejo 1 binaan Wanala UNAIR), A3 Wall Surabaya, Rock Hobbies Center, FPTI Lamongan, FPTI Kota Probolinggo, FPTI Kab. Pacitan, PATAGA Climbing School, J-Speed Jember, Sportif Climbing Club, dan Swela Giri Gresik. (*)

Penulis: Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu