Alvan Febrian, Wisudawan Terbaik S2 Farmasi Berharap Pengembangan Obat Lebih Rasional

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
ALVAN Febrian Shalas, jadilah diri sendiri (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Dewasa ini, kebutuhan akan obat analgesik sangat dibutuhkan masyarakat. Ditunjang dengan peningkatan yang pesat dari pengetahuan terkait, seperti kimia organik, biologi molekuler, kimia medisinal, dan kimia komputasi menjadikan pengembangan obat lebih rasional. Perkembangan ini memungkinkan desain obat baru menjadi lebih efisien dan efektif.

Hal itulah yang melatarbelakangi Alvan Febrian Shalas melakukan penelitian sebagai salah satu syarat kelulusan Program S-2 pada Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. Tesisnya yang berjudul ”Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas Senyawa Turunan 1-Alil-3-Benzolitiourea sebagai Analgesik (Ortho, Meta, dan Para Benzolitiourea)” mengantarkan Alvan menyandang predikat wisudawan terbaik S-2 Fakultas Farmasi dengan IPK sempurna: 4,00, pada wisuda Maret 2016 lalu.

Laki-laki yang akrab disapa Alvan ini memulai penelitian dengan melakukan pemodelan molekul kandidat senyawa yang akan disintesis secara in silico. Ia kemudian melakukan sintesis senyawa yang diketahui memiliki potensi analgesik (berdasarkan uji in silico), dan diuji kemurniannya serta dilakukan konfirmasi struktur kimianya. Berikutnya, dilakukan uji aktivitas analgesik terhadap senyawa hasil sintesis tersebut. Terakhir, dilakukan penentuan hubungan kuantitatif antara struktur dengan aktivitas analgesik.

Selama mengerjakan penelitian tersebut, laki-laki kelahiran Jember 18 Februari 1985 ini mendapat dukungan penuh dari dosen pembimbing utamanya, dari isteri, anak, dan teman-teman seperjuangannya. Penyuka kegiatan alam dan penyuka kopi ini mengaku tidak mendapatkan kendala yang begitu berarti.

”Kendalanya hanya pada diri sendiri. Seperti kurang tajam dalam menganalisis permasalahan, kurang komunikatif, inkonsistensi, dan lainnya. Solusi ada pada seberapa besar kita mau meng-upgrade diri,” tuturnya.

Usai lulus dari studi Magister, Alvan memiliki keinginan untuk mengaplikasikan keilmuannya dengan melakukan pengembangan obat. ”Kenali dirimu dan jadilah diri sendiri,” begitu pesan Alvan memberi motivasi pada adik-adik kelasnya di Farmasi UNAIR. (*)

Penulis : Lovita Martha Fabella
Editor    : Binti Q. Masruroh.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu