Status PNS Tak Sulitkan Denny Purno Raih Wisudawan Terbaik S2 Pascasarjana

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Denny Purno Nugroho Hadi Margono wisudawan terbaik Program Master (S2) pada Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Bagi Denny Purno Nugroho Hadi Margono, menjalani studi Magister merupakan tantangan yang berat. Sebagai pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ia harus bekerja seperti biasanya dan hanya mendapat izin belajar pada hari Jumat dan Sabtu. Tetapi keterbatas waktu belajar itu tidak mengurangi semangat belajarnya, sehingga ia meraih predikat sebagai wisudawan terbaik Program Master (S2) pada Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga pada wisuda Maret 2016. Bahkan Denny lulus dengan IPK sempurna: 4,00.

Bekerja sebagai dokter umum pada Puskesmas Sungai Besar, Kab. Banjarbaru, Denny bertugas di poli umum dan ruang MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit) sebagai koordinator program imunisasi di Puskesmas tersebut. Ia yang juga tercatat sebagai dosen pengajar tidak tetap di Poltekkes Banjarmasin ini, mengaku hasil praktik sebagai dokterlah yang akhirnya bisa untuk membiayai penelitian tesisnya.

Dalam penelitian tesisnya itu Denny membahas permasalahan angka kesakitan malaria yang cukup tinggi di beberapa daerah di Kalsel. Ia berpikir bahwa hal itu perlu adanya suatu terapi adjuvan sebagai pendamping terapi utama, atau bahkan terapi alternatif untuk mengurangi keparahan penyakit.

Pengalaman paling menarik bagi Denny adalah ketika menjalani studi S-2 Imunologi pada Pascasarjana UNAIR adalah saat ia melakoni praktikum di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) UNAIR dan di Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga. Denny melakukan isolasi DNA, sel, dan stem cell. Tentu saja, ini merupakan pengalaman baru bagi laki-laki kelahiran Martapura, 12 September 1979 ini.

Ayah dua orang anak ini mengaku senang karena semasa kuliah itu ia beberapa kali dipercaya untuk membantu memberikan penyuluhan tentang bahaya narkotika bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru. Dengan berbagai kesibukan yang ia lakoni pada saat menjalani kuliah S2 itu, ia mempunyai saran bagi mahasiswa yang kini masih menjalani perkuliahan.

”Sediakan waktu ekstra dan sempatkan membaca banyak literatur, sebab ilmu akan dibahas lebih dalam ketika studi S2 daripada S1. Selain itu jangan lupa untuk tetap menjaga ibadah sesibuk apa pun pekerjaan yang kita jalani, dan selalu berdoa serta minta restu kepada orang tua,” kata Denny. (*)

Penulis: Binti Quryatul Masruroh.
Editor: BE Santosa

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu