Berkolaborasi Adalah Kunci Membangun Surabaya Lebih Baik

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Silaturahmi rektor Universitas Airlangga dengan komunitas rek ayo rek, tokoh masyarakat, dan media. (Foto: Yitno)

UNAIR NEWS – Sebagai langkah menuju perguruan tinggi kelas dunia, Universitas Airlangga tak ingin dikenal sebagai menara gading. Terlebih, bila sampai dicap acuh tak acuh dengan persoalan masyarakat Jawa Timur. Khususnya, di Surabaya.

Untuk itulah, UNAIR menggelar acara silaturahmi dengan Komunitas Rek Ayo Rek, Tokoh Masyarakat, dan Media. Puluhan tamu undangan hadir dalam kegiatan yang digelar di selasar lantai empat, Kantor Manajemen UNAIR, Kampus C, Rabu (30/3).

Dalam kesempatan itu, masing-masing pihak undangan menyampaikan uneg-uneg tentang kondisi sosial, ekonomi dan IPTEK. Berformat gelar wicara (talkshow), event itu dipandu Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Drs. Suko Widodo, M.Si

Tiga pimpinan tertinggi UNAIR turut hadir dalam acara silaturahmi itu. Mereka adalah Rektor Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak, Wakil Rektor I Prof. Djoko Santoso, dr., Sp.PD., K-GH, FINASIM, Wakil Rektor III Prof. M. Amin Alamsjah, Ph.D. Tampak pula para direktur dan ketua lembaga serta para dekan.

Dalam sambutannya, Rektor Prof Nasih berharap, forum ini bisa diselenggarakan secara rutin. Dengan demikian, setiap perwakilan perangkat dinas, komunitas, wakil rakyat, dapat berdialog untuk merumuskan solusi dan menguraikan masalah.

“UNAIR akan terus bersinergi dengan stakeholder dan warga untuk membangun Surabaya. Meski berbeda latar belakang, kita punya visi yang esensinya sama,” tutur Prof. Nasih.

Wakil Rektor I Prof Djoko Santoso menambahkan, UNAIR ingin lebih dekat dan memiliki dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan demikian, Prof. Djoko merasa memiliki dan bangga terhadap kampus ini.

Dia juga mengatakan, UNAIR siap bekerjasama untuk membangun Surabaya menjadi kota yang lebih baik. Guru Besar bidang Ilmu Penyakit Dalam FK itu menggarisbawahi, UNAIR memiliki pekerjaan rumah untuk membangun pemerintah dan masyarakat. Termasuk, di bidang kesehatan dan kebangsaan. “Mari kita saling bergandengan tangan untuk membangun dan menjaga tradisi warga Surabaya. Juga, memberdayakan masyarakat di semua level,” tutur Djoko. (*)

Penulis: Defrina Sukma S
Editor: Rio F. Rachman

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu