Angkat Unsur Budaya Jatim di Bumi Pasundan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Tim bersama vokalis letto Noe seusai acara penyerahan hadiah (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWSPrestasi nasional yang diraih oleh UKM Seni Religi (SR) Airlangga di ajang Grand Festival Rebana Nasional (GFRN) 2016 Bandung diakui sebagai buah kenekatan, disiplin, dan kekompakan. Mereka yang baru diresmikan awal Januari itu berhasil menempati peringkat II nasional untuk kategori lomba hadrah.

Ini merupakan perlombaan tingkat nasional perdana yang diikuti oleh berbagai kampus negeri dan swasta dari berbagai daerah. Selain itu, kategori umum dan sekolah juga turut menyemarakkan lomba tersebut.

Yang menarik, dalam event yang diselenggarakan oleh Unit Rebana ITB pada 26-27 Maret lalu itu, delegasi UNAIR membakan jingle dengan nada Gundul-Gundul Pacul. Ada pesan tersendiri dibalik jingle yang dibawakan oleh Tim El-Syalala tersebut. “Kami ingin membawa nilai kekhasan jawa timur ke tanah Pasundan,” ungkap Maulidur Rahmah, salah satu anggota UKM SR dan jurusan Ekonomi Islam.

Ketika perlombaan berlangsung, El-Syalala membawakan satu lagu jingle dengan nada gundul-gundul pacul dan satu sholawat pilihan dengan judul Jamalu Nuril Musthofa. Lagu sholawat tersebut sering dipakai latihan rutin UKM. Tak ayal, mereka lebih terbiasa dan enjoy dalam membawakan lagu. (*)

Penulis: Ahalla Tsauro
Editor: Rio F. Rachman

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu