Sebelas perwakilan MWA dari masing-masing PTN-BH (Foto: UNAIR NEWS)
ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS - Pertemuan Majelis Wali Amanat (MWA) sebelas Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) yang berlangsung selama dua hari, pada tanggal 17 – 18 Maret 2016 telah menghasilkan komunike bersama. Komunike bersama itu disepakati dan ditandatangani oleh perwakilan MWA dari 11 PTN-BH yang berlangsung di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen, Universitas Airlangga.

Usai membuahkan komunike bersama, Rektor UNAIR Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak, memimpin konferensi pers yang dihadiri oleh Ketua MWA UNAIR Sudi Silalahi, Wakil Ketua MWA Universitas Padjajaran H. Obsatar Sinaga, serta Rektor Unpad Prof. Dr. dr. med. Tri Hanggono Achmad.

Dalam acara yang berlangsung selama dua hari itu, akhirnya terbentuk forum yang mewadahi pimpinan MWA PTN-BH. Forum tersebut bernama ‘Forum Kerjasama Majelis Wali Amanat Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum’. Dengan adanya forum yang mewadahi pimpinan MWA PTN-BH, Sudi berharap bahwa pimpinan MWA bisa bersinergi dan solid.

“Dengan adanya forum kerjasama ini, kami lebih bersinergi untuk dapat memperjuangkan kebutuhan perguruan tinggi secara bersama-sama,” tutur Sudi seraya meresmikan forum tersebut.

Ketua MWA UNAIR melanjutkan, ada target yang hendak dicapai oleh anggota forum kerjasama MWA PTN-BH. Diantaranya adalah dengan membantu perguruan tinggi negeri untuk mencapai target peringkat 500 besar perguruan tinggi terkemuka di dunia.

“Menembus peringkat 500 kampus top dunia sesuai dengan target Kemenristek-Dikti bukanlah hal yang mudah. Ada banyak syarat-syarat yang harus dipenuhi, misalnya sumber daya manusia, regulasi, pengelolaan keuangan. Kalau sudah menghadapi persoalan begitu, kita tidak ingin jawaban saja, tapi harus ada tindak lanjutnya,” terang Ketua MWA UNAIR itu.

BACA JUGA:  Pentingnya Wawasan Kelautan Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia

Wakil Ketua MWA Unpad yang hadir dalam acara itu juga menambahkan bahwa akan diselenggarakan pertemuan lanjutan untuk membahas permasalahan terkini di perguruan tinggi. Dalam pertemuan lanjutan, pihak MWA PTN-BH ini akan kembali mengundang seluruh stakeholder yang berkaitan dengan pengelolaan pendidikan.

“Kami juga punya tugas untuk menguatkan tata kelola universitas untuk mencapai target 500 besar perguruan tinggi terkemuka di dunia. Kami juga perlu mengadakan pertemuan-pertemuan lanjutan seperti yang disampaikan oleh Ketua MWA UNAIR, untuk menyusun skema transisi PTN-BH terutama pada persoalan tanggung jawab keuangan. Kami juga akan mengundang stakeholder terkait seperti Kementerian Keuangan, Komisi X DPR yang membidangi pendidikan, dan Kemenristek-Dikti. Kami ingin semua stakeholder ini bertemu dalam satu meja dan mereka tak lagi bisa saling melempar urusan,” tutur Obsatar.

Di akhir acara forum, Unpad telah didapuk menjadi ketua sekaligus tuan rumah pertemuan Forum Kerjasama MWA PTN-BH.

Penyelenggaraan pertemuan MWA sebelas PTN-BH diselenggarakan atas inisiatif MWA UNAIR dan MWA Institut Pertanian Bogor. Pertemuan ini dilangsungkan untuk membahas kesamaan masalah yang dihadapi oleh PTN-BH secara bersama-sama. (*)

Penulis: Defrina Sukma S

ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someone