Jadi PNS, Perlu Lebih dari Sekadar Kompetensi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana seminar “Kesempatan Berkarir di Instansi Negeri dan BUMN” yang diadakan oleh PPKK, Jumat (11/3) di Aula Garuda Mukti

UNAIR NEWS – Pusat Pembinaan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) Universitas Airlangga menggelar seminar bertajuk “Kesempatan Berkarir di Instansi Negeri dan BUMN”, Jumat (11/3). Seminar yang berlangsung di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen UNAIR tersebut dinisiasi oleh Dr. Triyoga Budi Prasetyo, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAIR.

Mengundang Brigjen TNI Drs. Subroto, MM yang merupakan Kepala Biro Persidangan dan Hubungan Kelembagaan Kemenko Polhukam serta Dr. Triyoga Budi Prasetyo yang juga merupakan Kasubag Penyiapan Naskah Persidangan Kemenko Polhukam, seminar tersebut membahas mengenai Undang Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN).

Menurut Triyoga, lulusan perguruan tinggi perlu memiliki wawasan tentang apa itu UU ASN,  sebab rekrutmen untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) maupun BUMN saat ini bergeser menggunakan pola-pola rekrutmen yang dilakukan perusahaan swasta. Setiap lulusan tidak hanya harus memiliki kompetensi, namun juga keterampilan lifeskill.

Sekretaris PPKK, Dr. Epy Muhammad Luqman ditemui secara terpisah memaparkan bahwa saat ini IPK yang baik bahkan cumlaude sekalipun tidak menjamin seseorang untuk bisa mudah diterima menjadi PNS. Pola-pola baru perekrutan untuk menjadi PNS maupun BUMN sudah mulai diterapkan.

Untuk lolos dalam tes menjadi PNS misalnya, materi-materi khas terkait kebangsaan seperti ideologi, dasar negara, maupun sejarah perjalanan bangsa menjadi materi-materi yang wajib diketahui.

“Intinya acara ini memberikan motivasi kepada mahasiswa bahwa karir itu harus direncanakan, meskipun akan menjadi PNS. Untuk menjadi PNS sekarang perlu modal yang tidak sederhana. Perlu persiapan sejak dini. Jika lemah di leadership, maka harus di-update ketika masih menjadi mahasiswa, dan seterusnya,” ujarnya sambil mengingatkan bahwa saat ini mahasiswa tidak lagi bisa hanya mengandalkan jaringan dan koneksi.

Menurut Epy, seminar tersebut sebenarnya bukan hanya ditujukan untuk mahasiswa yang ingin menjadi PNS semata. Esensinya, lanjut Epy, seminar tersebut adalah upaya untuk mempersiapkan lulusan UNAIR yang punya daya saing serta daya serap tinggi di pasar. (*)

Penulis             : Binti Q. Masruroh
Editor              : Yeano Andhika

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu