Di Era Digital, Belajar Tak Harus di Ruang Kelas

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Prama Yudha Amda (kiri) dan Suko Widodo sedang mendiskusikan ruangguru.com di ruang Pusat Informasi dan Humas UNAIR (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR News – Dewasa ini, perkembangan arus informasi dan komunikasi berkembang begitu pesat. Setiap orang dapat mengonsumsi informasi tanpa terbatas ruang dan waktu. Ruang pendidikan pun tak kalah turut bertransformasi. Di zaman digital ini, proses belajar yang sedianya secara formal dilakukan di dalam kelas, kini bisa dilakukan dimana-mana, dan dengan cara yang beragam rupa.

Fenomena inilah yang melatarbelakangi ruangguru.com, penyedia platform di bidang pendidikan yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dengan tagline “Belajar Apapun dari Siapapun”, diharapkan agar flatform ini dapat membantu jalannya pendidikan sebagai layanan negara yang diberikan untuk masyarakat.

“Ruangguru.com ini merupakan penyedia layanan pendidikan berbasis teknologi yang memungkinkan akses murid kepada tutor dan konten pendidikan berkualitas. Perusahaan pengembang teknologi pendidikan yang berfokus mengembangkan platform untuk membantu proses pendidikan,” tutur Yudha.

Ruangguru.com merupakan sekolah berbasis internet yang telah dilaunching sejak April 2014 silam. Uniknya, ruangguru.com menyediakan ribuan jenis soal untuk SD, SMP, hingga SMA yang dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri menuju ujian nasional, ujian olimpiade, ujian tes bahasa inggris, dan ujian lainnya. Materi yang disusun berdasarkan tema dan topik, sehingga memudahkan pencarian.

Platform ini juga dapat mengeluarkan data analisis yang dapat melihat bidang kelemahan siswa. Sehingga, didapatkan pemetaan yang jelas tentang kemampuan siswa, bidang apa yang lemah dan perlu pelajari lagi. Hal ini memungkinkan efisiensi waktu. Siswa tak harus mengulang soal-soal yang ia telah mampu lali dengan baik. Jika analisis data ini diterapkan untuk seluruh siswa dalam satu wilayah misalnya, hasil analisis bisa menjadi bahan evaluasi bagi pengambilan kebijakan.

Ruangguru.com merupakan fasilitas dari pemerintah yang dapat diakses secara cuma-cuma. Dengan jumlah staf mencapai 50-70 orang, dalam kurun waktu sekitar dua tahun, platform ini terus melakukan pengembangan dan perbaikan. Menurut Prama Yudha Amdan, selaku Government Relation Lead, platform ini  dalam waktu dekat juga akan menyediakan layanan konsultasi online 24 jam.

Kedatangan Yudha ke Universitas Airlangga pada Selasa (8/3) dengan menemui Ketua Pusat Informasi dan Humas UNAIR, Drs. Suko Widodo, M.Si., adalah untuk melakukan penjajakan kerjasama antara ruangguru.com dengan UNAIR.

Mengenai kemungkinan kerjasama ini, Suko masih akan mempelajari ulang kemungkinan kerjasama yang dapat dijalin antara ruangguru.com dengan UNAIR. Mengingat, ruangguru.com merupakan platform yang bergerak dibidang keguruan dan pendidikan, sedangkan UNAIR tidak memiliki basis keilmuan di bidang itu.

Namun, Suko tak menolak jika ada kemungkinan kerjasama yang dapat dijalin. Seperti yang dipaparkan oleh Yudha misalnya, UNAIR dapat menjalin kerjasama terkait penyediaan konten dan rekomendasi mahasiswa magang dari keilmuan di bidang teknologi informasi untuk ditempatkan di ruangguru.com. (*)

Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu