UNAIR Tak Mau Jadi Pilihan Kedua

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Foto: Ilustrasi UNAIR NEWS

UNAIR NEWS – Pendaftaran peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), telah dimulai sejak tanggal 29 Februari 2016 lalu. Usai SNMPTN, bagi siswa yang belum lolos, masih berkesempatan untuk mengikuti SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Besarnya keinginan peserta untuk bisa diterima di perguruan tinggi negeri berbuah pertanyaan-pertanyaan. Apa sih yang menjadi pertimbangan perguruan menerima mahasiswa baru?

Itulah yang menjadi pertanyaan pada benak siswa-siswa kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Bersama dengan guru pendamping, mereka berkunjung ke Universitas Airlangga untuk mendapatkan informasi tentang penerimaan mahasiswa baru, Kamis (3/3).

Di hadapan 156 siswa dan guru pendamping MA NU, staf Pusat Informasi dan Humas, serta pemateri dari Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR memberikan gambaran seputar informasi yang pelajar butuhkan. Dalam sesi tanya jawab, sebagian siswa menanyakan seberapa besar kans mereka untuk diterima di UNAIR.

Imam Siswanto, M.Si, pemateri asal PPMB UNAIR menyarankan kepada audiens agar tak menjadikan UNAIR sebagai pilihan kedua. Menurutnya, jumlah pendaftar yang mencantumkan UNAIR sebagai pilihan pertama selalu lebih banyak daripada kuota yang disediakan oleh setiap prodi UNAIR.

“Kalau begitu gimana? Ya pilihan kalian harus UNAIR semua!,” canda Imam.

Selain soal kans diterima di UNAIR, tak sedikit siswa yang menanyakan prospek tiap prodi. “Apa prospek kerja saya, kalau saya mengambil jurusan Komunikasi?,” tutur salah satu siswa. “Apa pekerjaan yang bisa saya jalani kalau saya mengambil jurusan Fisika?,” tanya siswa yang lain.

Masing-masing prodi tentunya memiliki prospek masing-masing. Namun, Imam juga menyarankan agar setiap siswa mencermati tingkat keketatan tiap prodi. Semakin ketat prodi, tentu persaingan akan menjadi lebih kompetitif.

“Jadi, kalau mau masuk UNAIR, jangan leha-leha. Kalian harus tetap belajar dengan tekun,” pesan Imam. (*)

Penulis: Defrina Sukma S
Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu