Rangkuman Berita UNAIR: Siswa Inklusi Lolos Kuota SMPTN, Lanjutan Penyidikan IPO Bank Jatim

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
bank jatim
Foto: harianterbit.com

Siswa Inklusi Lolos Kuota SNMPTN

Siswa inklusi asal SMAN 8 Surabaya dan SMAN 10 Surabaya layak berbangga diri. Alasannya, mereka termasuk dari sekian banyak peserta yang lolos kuota SNMPTN tahun ini. Data SMAN 10 Surabaya menunjukkan jika siswa inklusi mereka yang mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tidak hanya terjadi pada tahun ini. Pada tahun sebelumnya, mereka tersebar di berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, seperti Universitas Airlangga (UNAIR), Unesa, Universitas Indonesia, ITB, dan Ubaya.

Sementara itu, pihak sekolah turut memantau pendaftaran peserta didiknya. Selain memastikan bahwa pendaftaran siswa sudah difinalisasi panitia SNMPTNdengan baik, pihak sekolah membantu memetakan kompetensi siswa dalam memilih jurusan. Kepala SMAN 1 Surabaya, Johannes Mardjiono, menyarankan jika terjadi persaingan tinggi di intern sekolah, siswa diharapkan dapat memilih program studi dan PTN lain. Namun, dia tetap membebaskan siswa-siswanya untuk memilih jurusan yang sesuai dengan minatnya.

Jawa Pos hal 25 dan 35, Kamis, 3 Maret 2016

Kejati Jatim Bersikukuh Penyidikan IPO Bank Jatim Tidak Bermasalah

Kejati Jatim bersikukuh penyidikan dugaan penyelewengan dalam pembelian IPO Bank Jatim tidak bermasalah. Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Jatim, Dendeni Herdiana, mengatakan bahwa sampai saat ini, Kejati belum menetapkan tersangka. Lulusan UNAIR itu menambahkan jika di dalam materi permohonan disebutkan bahwa sudah tidak ada lagi kerugian negara karena uang sudah dikembalikan. Atas dasar itulah, pemohon berdalih bahwa kasus tersebut tidak bisa diusut lagi. Sementara itu, Amir Burhanuddin, salah seorang kuasa hukum pemohon, mengungkapkan, duplik yang disampaikan termohon menunjukkan bahwa tidak ada hal baru dalam perkara itu. Jika ada pengusutan baru dikhawatirkan akan ada ketidakpastian hukum dan terjadinya proses penegakan hukum yang tidak etis.

Jawa Pos hal 17, Selasa, 1 Maret 2016

Penulis: Thia Aminah

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu