Bangun Jaringan dan Berkontribusi Pada Almamater Melalui Radio Kampus

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Foto: Ilustrasi UNAIR NEWS

UNAIR NEWS – Bagi mereka yang sering mendengar Radio UNAIR mengudara, pasti tak asing dengan suara Afifah Nurrosyidah. Dara kelahiran Mojokerto 19 januari 1995 ini merupakan salah satu penyiar kebanggaan.

Mahasiswa S1 Sistem Informasi tersebut merasa senang dapat kesempatan mengabdi di salah satu media dalam struktur Pusat Informasi dan Humas tersebut. “Tugas saya di radio sangat menyenangkan. Saya berkoordinasi dengan Ormawan dan pihak-pihak lain di lingkup UNAIR. Sering juga nulis berita buat UNAIR NEWS,” kata perempuan yang kerap ditunjuk sebagai MC di banyak acara kampus itu.

Afifah Nurrosyidah (Foto: Istimewa)
Afifah Nurrosyidah (Foto: Istimewa)

Peraih peringkat kedua lomba announcer di Universitas Brawijaya pada 2015 itu mengaku, jaringannya makin luas sejak berkarir di Radio UNAIR. Dia mengklaim, kuliahnya tidak terganggu. Asalkan, pandai-pandai mengatur waktu. Unsur pimpinan PIH juga relatif mengacungkan jempol pada kinerjanya selama ini. “Saya hanya ingin melakukan yang terbaik dan berkontribusi bagi almamater,” ungkap sulung dari tiga bersaudara yang juga aktif di HIMA dan BEM FST 2013-2015 sebagai PSDM kaderisasi tersebut.

Aktif di Organisasi dan Bertemu Para Tokoh Inspiratif

Sementara itu, kuliah di jurusan budidaya perairan UNAIR dan berkiprah di Pusat Informasi dan Humas (PIH) merupakan berkah tersendiri bagi Thia Aminah Rahmawati. Gadis kelahiran Surabaya 30 september 1991 yang pernah menerima beasiswa Asrama Bibit Unggul ini mengaku mengeruk banyak manfaat.

“Saya pernah menjadi wakil ketua BEM Fakultas Perikanan dan Kelautan. Di posisi itu, saya belajar berorganisasi secara baik,” kata peraih tiga kali hibah Dikti melalui program kreativitas mahasiswa ini.

e269ec11-179f-45ee-abd7-3ee7daedd6be
Thia Aminah Rahmawati (kiri) saat menghadiri acara penganugerahan Doktor Honoris Causa kepada Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo (kanan) (Foto: Istimewa)

Sedangkan selama mengabdi di PIH, perempuan yang akrab disapa Thia ini berkesempatan berjumpa dengan para tokoh inspiratif. Misalnya, Gubernur, Bupati, Pejabat, dan para akademisi atau pakar papan atas. Sebab, kamous UNAIR kerap mengundang orang-orang hebat itu dalam pelbagai acara. Thia, kerap kali bergabung sebagai tim panitia.

“Saya mendapat banyak pelajaran berharga dari mereka. Juga, dari para unsur pimpinan di UNAIR,” kata dara yang pernah jadi MC di prosesi Wisuda kampus tersebut.

Tugas lain Thia di PIH adalah memonitor pemberitaan media massa. Dia melakukan kliping berita UNAIR dan seputar isu pendidikan. Otomatis, melalui tugas tersebut, wawasan dia ikut bertambah. (*)

Penulis: Rio F. Rachman

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu