79 Perawat Baru Lulusan UNAIR Siap Mengabdi untuk Masyarakat

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
ners
79 perawat baru dilantik dan diambil sumpahnya di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen UNAIR, pada Selasa (1/3). (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga kembali meluluskan perawat yang siap berkontribusi pada bidang kesehatan Indonesia. Sebanyak 79 perawat baru dilantik dan diambil sumpahnya di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen UNAIR, pada Selasa (1/3).

Acara pengambilan sumpah dan pelantikan ini disaksikan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Jawa Timur Ahmad Yusuf, S.Kp, M.Kes, Dekan Fakultas Keperawatan UNAIR Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hos), Wakil Rektor I UNAIR Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH., FINASIM, Direktur Rumah Sakit UNAIR Prof. Dr. Nasronudin, dr., Sp.PD-KPTI, FINASIM, dan kerabat para lulusan.

Setelah pelantikan dan pengambilan sumpah janji perawat baru, Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPNI Jatim, secara simbolis menyematkan tanda keanggotaan organisasi kepada perwakilan lulusan yang ditunjuk. Acara dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan dari alumni kepada Dekan FKp, serta pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi.

Pada kesempatan ini, Prof. Nursalam memberikan ucapan selamat kepada seluruh perawat baru. Dalam sambutannya, Dekan FKp menyampaikan kabar prestasi bahwa program studi Profesi Ners (perawat), dan program studi Pendidikan Ners memperoleh akreditasi A dari LAM-PTKes (Lembaga Akreditasi Mandiri – Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia) pada awal Januari 2016. Prof. Nursalam yang juga lulusan Universitas Wollongong ini juga memberikan semangat kepada perawat baru agar dapat bersaing di era MEA.

“Ners harus mempunyai keberanian untuk berbuat dan berubah yang lebih baik dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan meningkatkan nasib profesi keperawatan. Keberanian bukanlah ketidaktahuan terhadap semua hal, tetapi kemenangan dalam mengatasi ketakutan pada diri sendiri,” terang Prof. Nursalam.

Direktur RS UNAIR Prof. Nasronudin juga turut memberikan sambutan. Menurut Prof. Nasron, perawat baru harus siap beradaptasi dengan kemajuan teknologi kesehatan dan pengembangan kualitas pelayanan yang profesional.

“Saat ini tuntutan masyarakat terhadap mutu pelayanan kesehatan dari para perawat juga semakin meningkat. Seiring dengan tuntutan tersebut maka para perawat harus membekali diri dengan ilmu dan pengalamannya,” papar Guru Besar Bidang Penyakit Tropik tersebut.

Dalam penutupan acara pelantikan perawat baru, Wakil Rektor I UNAIR, Prof. Djoko menuturkan agar para perawat baru aktif berkontribusi pada upaya pemecahan masalah kesehatan sebagaimana yang telah dirumuskan dalam Millenium Development Goals. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh
Editor: Defrina Sukma S

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu