Rektor UNAIR, Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak. (Tiga berdiri depan dari kiri), bersama para pimpinan UNAIR yang lain mengunjungi Polowijo Gosari, Gresik, Rabu (24/2). (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – UNAIR akan mendirikan Kampus E di kawasan Gresik utara. Untuk menindaklanjuti rencana tersebut, Rektor bersama jajaran pimpinan UNAIR berkunjung ke Polowijo Gosari Group, di daerah Panceng, Gresik, Rabu (24/2). Para pimpinan UNAIR disambut langsung oleh Direktur Utama Polowijo Gosari Group, A Djauhar Arifin.

Dalam pertemuan tersebut, pimpinan UNAIR bersama dengan Djauhar Arifin membahas pembangunan kampus di satu kawasan terpadu yang diperuntukkan bagi kegiatan akademik, riset dan industri tersebut. Rencanya Kampus E UNAIR nantinya akan menempati lahan yang saat ini dimiliki oleh Polowijo Gosari Group.

Junaidi Khotib, Ph.D, Wakil Rektor IV bidang Kerjasama Bisnis dan Alumni, ditemui UNAIR NEWS (25/2) di kantornya menceritakan lebih rinci mengenai pertemuan tersebut. Menurutnya, kunjungan pimpinan UNAIR ke Polowijo Gosari bukan merupakan kunjungan yang bersifat mendadak. Selama ini sudah ada rangkaian kegiatan kerjasama yang dijalin oleh UNAIR dengan Polowijo Gosari.

“Kita sudah punya kerangka kerjasama. Keinginan kita dan mereka sama, bahwa di daerah Gresik utara harus ada education. Peran perguruan tinggi menjadi penting,” ujar dosen Fakultas Farmasi UNAIR tersebut.

Kampus E UNAIR nantinya merupakan bagian dari apa yang disebut dengan ‘Pengembangan Kawasan Bio Industri Berbasis Inovasi Gresik Utara’ yang dikembangkan oleh Polowijo Gosari Group.

“Kita mengembangkan kampus yang sifatnya cluster, antara akademik-riset-industri dan juga area pengembangan wisata menjadi satu kesatuan. Di daerah Gresik Utara memerlukan itu dan kebetulan juga sesuai untuk itu,” tambah doktor lulusan Hoshi University, Jepang ini.

Saat ini UNAIR tengah mengkaji pembangunan Kampus E ini. Lebih lanjut, pengkajian ini juga meliputi pembangunan pusat riset termasuk juga program studi dan fakultas yang sesuai dengan kebutuhan daerah tersebut.

“Harapannya, 2017-2018 sudah ada proses pembelajaran di sana sehingga embrio pengembangan cluster ini bisa dimulai,” ujarnya. (*)

Penulis : Yeano Andhika

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm
Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).