Tekad Masuk Tiga Besar PIMNAS

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Perwakilan UNAIR di Pimnas 2015. (Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Senin (22/2), secara resmi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) mengeluarkan pengumuman penerima hibah Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) 2016. Sebanyak 167 judul PKM mahasiswa UNAIR didanai oleh DIKTI. PKM yang didanai meliputi 64 PKM-Penelitian, 33 PKM-Pengabdian Pengabdian Masyarakat, 43 PKM-Kewirausahaan, 3 PKM-Teknologi, dan 24 PKM-Karsa Cipta.

“Tahun kemarin peringkat enam, sekarang kita peringkat enam juga. Tahun kemarin ada 277 tim yang didanai. Universitas lain juga memang rata-rata turun,” tutur Nurul Tri Wahyudi, Ketua Badan Semi Otonom (BSO) Garuda Sakti, badan koordinasi keilmuan lintas fakultas di UNAIR yang salah satunya menaungi masalah PKM.

Dengan 167 judul PKM didanai, UNAIR berada di posisi keenam setelah UGM (285), ITS (270), UB (264), UNDIP (229), dan IPB (205). Meskipun demikian, UNAIR bertekad untuk tetap bisa masuk tiga besar dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) nanti. Apalagi selama ini UNAIR dikenal di PIMNAS sebagai tim dengan kontingen yang tidak gemuk namun mampu menyabet banyak medali.

Salah satu Tim Pendamping Kemahasiswaan (TPK) UNAIR, Dr. Eduardus Bimo Aksono H, drh., MKes., K menegaskan hal tersebut. Ia dan tim akan melibatkan semua pihak agar harapan UNAIR masuk tiga besar PIMNAS dapat tercapai.

Sebagai langkah awal, Bimo menjelaskan bahwa semua elemen yang terlibat akan diundang untuk menyamakan visi terkait harapan UNAIR masuk 3 besar PIMNAS tahun ini.

“Di awal ini kita akan kumpulkan semua ketua PKM, kita undang semua dosen pembimbing, dan teman-teman mahasiswa yang akan jadi pendamping. Kita akan berikan persepsi yang sama sehingga PIMNAS ke depan akan lancar,” tuturnya.

Pria yang juga sekretaris Pusat Informasi dan Humas (PIH) UNAIR tersebut menambahkan bahwa ia juga akan berkoordinasi dengan Keilmuan BEM, UKM Penalaran, para mahasiswa yang tergabung dalam Garuda Sakti, Ikatan Alumni PIMNAS, hingga dosen yang sudah di-training of trainer (TOT) demi membawa harum nama UNAIR dalam forum ilmiah mahasiswa terbesar di Indonesia tersebut.

Terkait dengan masalah pendanaan, seperti tahun-tahun sebelumnya UNAIR akan memberikan talangan jika dana dari DIKTI belum cair sepenuhnya. Sebagai komitmen dan bentuk perhatian UNAIR terhadap PKM ini, tim dan dosen pembimbing yang bisa meraih medali di PIMNAS nantinya juga akan diberikan reward tertentu.

Penulis: Binti Q. Masruroh
Editor: Yeano Andhika

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu