Adien saat dijumpai di gedung Fisip (Foto: UNAIR NEWS)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Mahasiswa Departemen Komunikasi Jurusan Ilmu Komunikasi Adien Guntara ternyata tidak hanya piawai membuat desain model huruf. Pemuda yang sudah go international berkat font tersebut juga lihai menulis dengan aksara jawa. Buktinya, sudah sebuah buku kumpuan cerpen yang full ditulis dengan aksara jawa dibuat olehnya. Judulnya, Kiambang.

“Cerpen-cerpen itu pernah diterbitkan di koran lokal. Tapi, tentu waktu itu pakai huruf latin biasa. Nah, saya lalu mengubahnya menjadi aksara jawa dan menerbitkannya,” urai pemuda asal Probolinggo tersebut.

Lelaki yang juga pernah menulis buku berjudul Cara Mudah Membuat Font Dengan Corel Draw merilis Kiambang melalui penerbit Jogjakarta Indie Book Corner pada 2015 lalu. Sejauh ini, peminatnya cukup banyak.

Saat ditanya, mengapa ada ide untuk meluncurkan karya itu, Adien menjawab gamblang. Bahwa, dia melihat kegemaran dan kepedulian masyarakat terkait aksara jawa pelahan pudar. Banyak anak sekolah yang sejatinya sudah belajar tentang ini, namun hilang begitu saja ketika beranjak dewasa.

Apa yang dia lakukan salah satunya bertujuan untuk menggelorakan kembali minat terhadap aksara jawa. Sebab, bila bukan dilestarikan oleh orang jawa sendiri, siapa yang akan melestarikannya?! Apakah tidak takut dibilang tradisional dan tidak modern? “Justru kita harus cinta dengan tradisi dan budaya bangsa,” jelas dia. (*)

Penulis: Rio F. Rachman

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).