Pacu Spirit Mahasiswa Berwirausaha

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Para Pembicara dalam talkshow "The Power of Entrepreneurship" di Aula Garuda Mukti, Kamis (18/2). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Kesempatan kerja bukan hanya datang dari perusahaan negeri maupun swasta. Di jaman yang semakin berkembang dan lapangan kerja yang semakin beragam ini, mahasiswa juga dituntut untuk bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Sejatinya, mahasiswa memiliki banyak jejaring dan pengalaman yang memungkinkan untuk menciptakan bisnisnya sendiri, sebagai pemikir dan pencipta lapangan kerja.

Hal itulah salah satunya yang mendasari Endeavor, sebuah organisasi global yang turut menangani kisah sukses wiraswasta di negara-negara berkembang. Endeavor bekerjasama dengan Pusat Pembinaan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) UNAIR, menggelar acara bertajuk “The Power of Entrepreneurship”.

Acara itu digelar di Aula Garuda Mukti, Rektorat UNAIR, pada Kamis (18/2) dihadiri oleh sekitar 430 mahasiswa dari 31 perguruan tinggi. Dalam acara tersebut, mahasiswa peserta mendapatkan wawasan tentang kewirausahaan yang diberikan langsung oleh Odi Anindito (pendiri Coffee Toffee), Aaron Fishman (pendiri East Bali Cashew), Jodi Lee Cooper (desainer produk Jodi Lee), dan dr. Grace Judio (dokter pemerhati gaya hidup dan pendiri klinik gangguan makan pertama di Indonesia).

Pada talkshow tersebut, para pembicara berbagi tentang pengalaman bisnisnya, misalnya bagaimana jatuh bangun memulai bisnis, hingga kemudian berhasil dan dikenal kalangan masyarakat.

“Salah satu tujuannya adalah agar mereka para mahasiswa yang datang punya semangat menjadi entrepreneur. Mereka juga dapat belajar bagaimana berbisnis melalui sharing session. Memberikan kesan untuk teman-teman mahasiswa dan mahasiswa fresh graduate, apa yang harus mereka lakukan untuk kedepannya,” tutur Reza Caropeboka, selaku Communication and Outreach Manager Endeavor.

Reza juga ingin mengenalkan kepada para peserta, bahwa Indonesia punya pengusaha-pengusaha hebat yang tidak kalah dengan pengusaha asing.

“Biasanya kita selalu bekerjasama dengan perusahaan yang telah sukses. Tapi kali ini kita malah ke mahasiswa. Karena kita mau sharing. Kita punya entrepreneur yang nggak kalah dengan entrepreneur di luar negeri,” paparnya.

Selain sharing session, para pembicara juga membagi tips-tips kepada mahasiswa dan lulusan baru untuk memulai berbisnis. Para pembicara memberi wawasan kepada peserta tentang model bisnis yang banyak dilirik para investor. Sebab, investor berpengaruh dalam mengatasi masalah pendanaan pada pemula bisnis.

Selain talkshow, ada pula bursa kerja yang bisa didatangi oleh peserta. Bursa kerja itu digelar oleh kru East Bali Cashew, Coffee Toffee, Kebab Turki, dan Lighthouse. (*)

Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor: Defrina Sukma S.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu