Ayo Selamatkan Naskah Kuno! Begini Caranya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Muchtar Lutfi, SS, M.Hum dan Dr. Trisna Kumala Satya Dewi, MS di Depan Koleksi Naskah Kuno di Laboratorium Filologi FIB UNAIR. (Foto: Yulis Majidatul)

UNAIR NEWS – Naskah kuno adalah kekayaan tersendiri bagi orang-orang yang fokus pada pelestarian dan pengkajian naskah kuno. Menurut Muchtar Lutfi, SS, M.Hum., selaku dosen filologi Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, naskah merupakan peninggalan yang sangat berharga. Sebab, di dalam naskah terdapat kandungan dan ide yang tertulis lebih lengkap dari pada benda peninggalan sejarah lainnya.

Untuk itu, diharapkan semua masyarakat menyadari akan pentingnya naskah yang juga merupakan aset sebuah bangsa. Lalu bagaimana cara kita menyelamatkan naskah supaya tidak raib atau hilang? Berikut caranya:

1. Upaya preservasi (penyelamatan naskah) bukan hanya dipusatkan di Perpustakaan Nasional saja, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

2. Menanamkan kesadaran kepada masyarakat mengenai pentingnya kandungan isi dalam naskah kuno. Usaha lain yaitu dengan ikut menyebarkan isi kandungan naskah kuno terhadap masyarakat melalui hasil penelitian, menuliskan kandungan isi naskah kuno dalam buku yang mudah dibaca, dimengerti, dan dibeli oleh masyarakat saat ini. Isi cerita dapat dibuat sebagai bahan cerita komik maupun film, seperti film India mengenai Mahabarata dan Ramayana.

3. Mengajarkan kepada masyarakat dan generasi muda untuk mengenal bahasa dan aksara yang digunakan dalam naskah kuno. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memasukkan pelajaran menulis dan mempelajari bahasa naskah dalam muatan lokal (lingkungan pendidikan) dan bahasa nusantara (dalam perkuliahan).

4. Turut serta masyarakat yang bekerja di dunia industri untuk mewariskan kandungan isi naskah kuno dalam industri yang dikelola. Misalnya, industri makanan, produk kecantikan dan obat-obatan yang memanfaatkan kandungan isi naskah kuno sebagai referensi. Indutri fashion (baju, batik, kaos, sepatu, tas, topi, dan berbagai acecoris lainnya) yang menggunakan gambar dalam nakah kuno (ilustrasi dan iluminasi) dalam produknya, bisa juga menggunakan kutipan kalimat yang terdapat dalam naskah kuno dalam baju.

Penyelamatan naskah kuno yang sering raib tentunya membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah yang memberikan perhatian lebih terhadap upaya reserfasi naskah, pihak masyarakat yang sadar akan isi penting yang terkandung dalam naskah dengan mempelajari aksara dan bahasa naskah, dan peran berbagai pihak industri lainnya.(*)

Penulis: Yulis Majidatul
Editor: Nuri Hermawan

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu