Tut Wuri Handayani, Prinsip Dharmawanita Persatuan UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Suasana dalam Rapat Kerja (raker) I Dharma Wanita Persatuan Universitas Airlangga.(Foto: UNAIR NEWS)

UNAIR NEWS – Jumat, (5/2), bertempat di Aula Soemarto Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) digelar Rapat Kerja (raker) I Dharma Wanita Persatuan Universitas Airlangga. Raker ini sebagai bagian dari program tahunan dharma wanita, yang akan menjalankan berbagai kegiatan dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Dari 45 anggota dharma wanita pusat, hadir sebanyak 38 anggota. Program kerja yang direncanakan meliputi bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya.

Triyani Purnamawati Nasih selaku Ketua Dharma Wanita menuturkan secara garis besar tidak banyak perubahan pada program kerja Dharma Wanita tahun ini.

“Karena orientasi kita lebih banyak sulaturahmi dan berkumpul agar selalu dekat. Kegiatan pokok yang selalu dilakukan diantaranya raker, peringatan hari kartini, pembagian sembako gratis kepada pegawai golongan 1 dan 2 di UNAIR, dan juga warga di sekitar UNAIR. Ada bebearpa kelurahan yang ditunjuk,” tutur triyani.

“Harapan ke depan Dharma Wanita sebagai supporting system. Kalau ibu-ibu silaturahminya bagus, bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal. Tut wuri handayani,” tutur triyani Nasih.

Sementara itu, program kerja dalam bidang pendidikan yang disampaikan oleh Nyoman Anita Damayanti (Dr., drg., MS.) meliputi bidang pendidikan formal dan nonformal. Dalam bidang formal, program kerja yang dibentuk yaitu mengadakan kunjungan kepada Taman bermain Anak Ceria Fakultas Psikologi UNAIR.

“Kunjungan ini dimaksudkan untuk memberikan penguatan kepada para pengasuh, agar Taman bermain Anak Ceria di Fakultas Psikologi UNAIR bisa dijadikan contoh bagi yang lain,” papar Nyoman.

Dalam bentuk bimbingan belajar yang tidak formal. Program ini nantinya juga akan mengajak para mahasiswa sebagai volunteer.

Program kerja yang akan direalisasikan dalam waktu dekat adalah peringatan hari kartini yang jatuh pada bulan April. Kegiatan pada peringatan tersebut meliputi talkshow dan bazar. Talkshow yang akan mengundang pakar ahli dibidangnya tersebut mengambil tema “Melindungi Anak dari Kekerasan”. Kegiatan ini nantinya juga mengundang perwakilan dari masing-masing fakultas di UNAIR dan beberapa unit serta badan di lingkungan UNAIR.

Setelah raker selesai, Nyoman yang merupakan penggagas Gerakan Peduli Ibu Hamil dan Anak Sehat (GELIAT) UNAIR menyampaikan materi sosialisasi seputar GELIAT UNAIR. Dari pemaparannya tersebut ia berharap para anggota Dharma Wanita ikut mensosialisasikan GELIAT UNAIR kepada para ibu-ibu muda serta suami.

Nyoman juga mencanangkan program pemberian pendidikan berupa baca tulis kepada anak-anak di sekitar lingkungan UNAIR yang tidak mengenyam bangku sekolah. Meskipun secara formal program tersebut belum tertulis, namun Nyoman mengaku akan memulai program tersebut dalam lingkup kecil.

Hasil raker akan disampaikan kepada rektor UNAIR, untuk dijadikan bahan laporan dan saran, jika memang diperlukan. Laporan hasil kegiatan Dharma Wanita selama 1 tahun nantinya juga akan menjadi bahan untuk dilaporkan ke pemerintah provinsi.

Penulis : Binti Q. Masruroh
Editor : Defrina Sukma S.

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu